Bantu Pasien Covid, DPR Ajak Penyintas untuk Donor Plasma Konvalesen

Bantu Pasien Covid, DPR Ajak Penyintas untuk Donor Plasma Konvalesen

JawaPos.com – Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengajak para penyintas Covid-19, yakni pasien yang telah sembuh dari virus korona untuk ikut ambil bagian menolong saudara-saudara sebangsa yang sedang sakit dengan cara menjadi pendonor plasma konvalesen.

“Setetes darah anda sangat berarti, bisa menyelamatkan jiwa-jiwa yang saat ini terancam Covid-19. Ayo saudara-saudara yang sudah sembuh, saat ini giliran Anda menolong saudara kita yang membutuhkan plasma konvalesen,” ujar Rahmad Handoyo dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/7).

Legislator PDIP ini mengatakan, ajakan untuk masyarakat penyintas Covid-19 bukan sebagai ‘bayaran’ karena mereka selama menjalani perawatan semua biaya ditanggung negara. Tapi ajakan ini, kata Rahmad, merupakan bentuk solidaritas sesama anak bangsa untuk bersama-sama saling bahu membahu bergotong royong dimasa sulit akibat pandemi.

“Sekali lagi, ayo kita gelorakan bersama semangat saling bahu membahu, bergotong royong memberi harapan kesembuhan kepada saudara-saudara kita yang sedang kritis akibat Covid-19. Mereka membutuhkan uluran tangan para penyintas Covid-19 dalam bentuk plasma konvalesen,” katanya.

Dikatakan Rahmad, karena ledakan kasus Covid-19 maka dipastikan kebutuhan plasma konvalesen yang dapat meningkatkan peluang sembuh pasien Covid-19 akan meningkat. Sayangnya, masih banyak penyintas Covid-19 yang bersikap diam dan enggan untuk mendonorkan darahnya.

“Kami memantau, PMI mulai kewalahan memenuhi permintaan plasma darah. Ini terjadi karena para penyintas Covid-19 belum tergerak hatinya untuk menjadi relawan menyumbang darah,” katanya.

Masih menyangkut soal plasma darah, Rahmad meminta kepada PMI untuk secepatnya melakukan konsolidasi guna menyiapkan tempat-tempat produksi plasma darah yang berasal dari hasil donor para penyintas Covid-19 diseluruh kota di Indonesia.

Rahmad juga mencontohkan, apa yang telah dilakukan PMI Kabupaten Cirebon yang sudah memproduksi plasma darah, yang berasal dari hasil donor para penyintas Covid-19.

Baca Juga: Ini Sanksi Pidana Bagi Pelanggar PPKM Darurat

Baca Juga: BPOM Sudah Keluarkan Izin Dua Obat Perawatan Covid-19

“Tempat untuk memproduksi plasma darah tidak boleh hanya terbatas satu tempat dua tempat, tapi hendaknya ada disetiap kota di Indonesia’’ katanya.

Sebab, disetiap kota pasti banyak yang telah mengalami kesembuhan dari Covid-19.  Karena itu, PMI harus bergerak cepat menyiapkan tempat produksi plasma darah seperti di Cirebon diseluruh kota di Indonesia.

“Untuk mewujudkan tempat produksi plasma darah diseluruh kota di Indonesia, negara harus hadir membantu PMI,” tuturnya.

Tidak lupa Rahmad berpesan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M secara disiplin, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono


Credit: Source link

Related Articles