Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Banyak HKBN di Mei, Bali Justru Deflasi
    Ekonomi

    Banyak HKBN di Mei, Bali Justru Deflasi

    June 2, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Banyak HKBN di Mei, Bali Justru Deflasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Banyak HKBN di Mei, Bali Justru Deflasi 2
    Hanif Yahya. (BP/kmb)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Mei, terdapat Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) yaitu Idul Fitri, Waisak, dan Isa Almasih. Selain itu, ada peniadaan mudik yang diprediksi meningkatkan konsumsi di Bali.

    Namun, Bali, khususnya di dua kota amatan yaitu Singaraja dan Denpasar justru mengalami deflasi. Menurut Kepala BPS Bali Hanif Yahya dalam keterangan virtual disiarkan kanal YouTube BPS Provinsi Bali, Rabu (2/6), Denpasar mengalami deflasi -0,59% dan Singaraja deflasi -0,50%.

    Secara tahun kalender (ytd), Denpasar mengalami inflasi 0,90% dan Singaraja 1,33%. Secara perbandingan tahunan antara Mei 2021 dengan Mei 2020 (yoy), Denpasar mengalami inflasi 0,81%, dan Singaraja 2,87%. “Dari kedua kota tersebut, Singaraja mengalami inflasi lebih tinggi,” ujarnya.

    Penyumbang deflasi terbesar di Denpasar, tercatat pada kelompok perlengkapan Rumah Tangga (RT) sebesar -0,29% yang berarti harga komoditi pada kelompok ini turun. Penyumbang deflasi terbesar kedua yaitu kelompok makanan yaitu -0,26% yang terjasi penurunan harga dibanding bulan lalu (mtm).

    Sedangkan di Singaraja, penyumbang deflasi terbesar yaitu pada kelompok makanan yaitu – 0,59%, informasi -0,05% dibanding April 2021 (mtm).

    Komoditas utama penyumbang deflasi pada Mei 2021 di Denpasar yaitu canang sari yang mengalami deflasi -0,31%, cabe rawit deflasi – 0,10%, daging ayan ras, cabe merah, bawang merah, tarif Angkutan Udara, baju kaos tanpa kerah, jeruk, popok bayi sekali pakai, dan sawi putih.

    Sedangkan penyumbang deflasi di Singaraja disumbang cabe rawit -0,31%, cabe merah -0,13%, bawang merah, terong, telepon seluler, daging babi, pisang, jeruk, es krim, dan ikan kakap merah. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSelamat, 4 Zodiak ini Bakal Bernasib Baik Sepanjang Juni
    Next Article PPnBM 50 persen berlaku, apakah masih menarik minat konsumen?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.