Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Banyak Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D
    News

    Banyak Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D

    October 23, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Banyak Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Banyak Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D 2
    Menkes Budi Gunadi Sadikin (tengah) di acara senam bersama dalam rangka Hari Osteoporosis Nasional di Jakarta, Minggu (23/10/2022). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com- Masih banyak orang di Indonesia mengalami kekurangan vitamin D. Demikian sorotan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk rajin berolahraga serta terpapar sinar matahari untuk menghindari kondisi tersebut.

    Ditemui usai acara senam bersama dalam rangka Hari Osteoporosis Nasional di Jakarta, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (23/10), Menkes Budi mengatakan, banyak orang lanjut usia di Tanah Air mengalami kondisi defisiensi vitamin D. Padahal, vitamin D dibutuhkan agar tulang tidak keropos pada saat mulai menua. “Banyak orang Indonesia, suprisingly, walau (sinar) matahari banyak, itu kena kekurangan vitamin D, sehingga bisa terkena osteoporosis,” ujar Budi.

    Osteoporosis adalah kondisi dimana tubuh memiliki massa tulang yang rendah, disertai penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat mengakibatkan kerapuhan tulang. Kondisi itu bisa dialami oleh semua individu, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tapi, osteoporosis lebih sering terjadi kepada perempuan yang memasuki masa menopause.

    Vitamin D berperan dalam menjaga kalsium dan fosfor yang berperan dalam menjaga kepadatan tulang. Sehingga, jika terjadi kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berkurangnya kedua mineral itu yang membuat tulang menjadi lebih rapuh dan berisiko terkena osteoporosis.

    “Oleh karena itu, mesti lebih rajin berolahraga, aktivitas keluar ruangan, khususnya di bawah jam 9 pagi,” imbau Menkes Budi.

    Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018 memperlihatkan bahwa sekitar 36,4 persen laki-laki dan 30,7 persen perempuan usia lebih dari 10 tahun kurang aktivitas fisik. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenkes: Obat Gangguan Ginjal Akut Telah Dibawa ke Indonesia
    Next Article Pemerintah Berhasil Pulangkan Lima ABK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.