Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Baterai ‘blade’ generasi ke-2 BYD akan diluncurkan tahun ini
    Automotive

    Baterai ‘blade’ generasi ke-2 BYD akan diluncurkan tahun ini

    April 9, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Baterai 'blade' generasi ke-2 BYD akan diluncurkan tahun ini 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Anak perusahaan baterai BYD, yakni FinDreams akan meluncurkan versi generasi kedua dari baterai ‘blade’ miliknya yang diperkirakan pada bulan Agustus.

    Adapun salah satu peningkatan penting pada baterai baru ini adalah kepadatan energi yang diprediksi mencapai 190 Wh/kg.

    Melansir Carnewschina pada Senin (8/4), baterai ‘blade’ asli yang diperkenalkan pada tahun 2020 itu merevolusi industri kendaraan listrik dengan membuat baterai lithium iron phosphate (LFP) yang lebih murah tetapi memiliki kepadatan daya yang menjadikannya kompetitif dengan baterai NCM (nickel cobalt manganese).

    Baca juga: Pabrik terintegrasi BYD mampu produksi 1.200 EV tiap hari

    Baca juga: Menengok “dapur” baterai BYD di Pabrik FinDreams

    Hal ini dilakukan dengan menyusun masing-masing sel menjadi susunan seperti pisau di dalam kemasan baterai sehingga dinamakan baterai ‘blade’.

    Pengaturan seperti itu meningkatkan pemanfaatan ruang sebesar 50 persen dibandingkan baterai LFP yang ada pada saat itu.

    Saat diperkenalkan, ‘blade’ generasi pertama memiliki kepadatan energi 140 Wh/kg yang kemudian ditingkatkan menjadi 150 Wh/kg.

    Kepala BYD Wang Chuanfu mengungkapkan bahwa pengembangan baterai baru tersebut pada pertemuan komunikasi laporan keuangan baru-baru ini.

    Wang Chuanfu mengatakan baterai blade generasi kedua akan memiliki ukuran lebih kecil dan bobot lebih ringan untuk daya tahan yang sama, serta konsumsi daya akan berkurang per 100 kilometer.

    Fast Technology berspekulasi bahwa baterai blade generasi kedua akan membantu model listrik melampaui jangkauan CLTC 1.000 kilometer.

    Kisaran seperti itu akan membuat mobil yang dilengkapi dengan baterai tersebut bersaing dengan baterai solid state yang digembar-gemborkan oleh IM Motors dan baterai semi-solid state yang sekarang diproduksi untuk Nio.

    Jika memang baterai blade generasi kedua dapat mencapai kepadatan energi lebih dari 190 Wh/kg, maka ini akan menjadikannya baterai LFP dengan performa tertinggi hingga saat ini.

    BYD mengklaim bahwa salah satu manfaat utama baterai blade adalah jauh lebih aman.

    Perusahaan sangat tertarik untuk menunjukkan uji penetrasi paku di mana baterai NCM terbakar setelah ditembus paku tetapi baterai bilahnya tidak.

    Baterai blade generasi kedua diyakini tidak hanya akan meningkatkan kepadatan energi, namun juga mengoptimalkan ukuran, berat, dan konsumsi daya paket baterai, sehingga semakin meningkatkan jangkauan dan kinerja kendaraan listrik.

    Pada akhirnya, hal ini akan menghasilkan kendaraan listrik yang lebih murah dan membantu BYD dalam mencapai tujuannya untuk menjual NEV dengan harga lebih murah dibandingkan mobil bertenaga bahan bakar tradisional dan memberi BYD keunggulan lebih lanjut dalam perang harga.

    Paket baterai akan lebih kecil dan ringan sehingga menghasilkan biaya yang lebih rendah.

    Selain itu, dengan mengurangi ruang pada paket, akan ada lebih banyak ruang bagi penumpang mobil.

    Diketahui, berita dari BYD tersebut muncul setelah pengumuman tentang sistem hybrid plugin DM-i generasi kelima BYD yang memungkinkan mobil mencapai jarak tempuh gabungan hampir 2.000 km.

    Baca juga: BYD ingin bangun ekosistem EV dan teknologi di Indonesia

    Baca juga: BYD akan bangun pabrik komponen baterai Rp4,3 triliun di Chile

    Baca juga: BYD akan bangun pabrik baterai EV senilai Rp18 triliun di China

     

    Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
    Editor: Zita Meirina
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni sejumlah kemungkinan penyebab mobil terbakar saat tabrakan
    Next Article Pemerintah Salurkan THR Capai Rp40,77 Triliun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.