Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bertemu Menkeu, Presiden IsDB hingga Bos IMF Puji Kinerja Ekonomi RI
    Ekonomi

    Bertemu Menkeu, Presiden IsDB hingga Bos IMF Puji Kinerja Ekonomi RI

    October 16, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bertemu Menkeu, Presiden IsDB hingga Bos IMF Puji Kinerja Ekonomi RI 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Presiden Islamic Development Bank (IsDB) Dr. Muhammad Sulaiman Al-Jasser menyampaikan apresiasi atas kinerja ekonomi Indonesia, di tengah kondisi global yang sangat bergejolak. Penyataan ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani usai melakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Islamic Development Bank di Washington D.C, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (14/10).

    “IsDB juga menyatakan komitmen penuh akan terus mendukung Indonesia melalui pembiayaan pembangunan serta mengajak Indonesia untuk memainkan peran yang lebih besar di IsDB,” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram resminya, dikutip Minggu (16/10).

    Ia juga mengungkapkan, Presiden IsDB berkomitmen akan melakukan peningkatan kontribusi modal maupun penambahan jumlah staf asal Indonesia di perusahaan yang dipimpinnya.

    Selain itu, Presiden IsDB dan Bendahara Negara Indonesia juga sepakat soal pentingnya kerja sama negara anggota IsDB soal ketahanan pangan dan ketersediaan pupuk.

    “Dalam hal ketahanan pangan dan ketersediaan pupuk, kami sepakat pentingnya peningkatan kerja sama di bidang pertanian dan rantai nilai pangan (food value chain) diantara negara anggota IsDB,” ungkapnya.

    Kepada Sri Mulyani, Presiden IsDB juga menyatakan bahwa selama ini pihaknya telah membantu Indonesia melalui pembiayaan infrastruktur berbagai bidang termasuk pembangunan lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan dan infrastruktur ekonomi lainnya.

    “Indonesia berharap kerja sama tersebut dapat diperluas ke sektor ekonomi lain, termasuk dukungan sektor perumahan bagi masyarakat serta pengembangan industri halal di Indonesia,” pungkas Menkeu.

    Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan apresiasinya kepada Sri Mulyani tentang kinerja ekonomi Indonesia.

    “Kristalina memberikan apresiasi kepada Indonesia yang meraih pertumbuhan tinggi dengan kondisi stabilitas politik dan fundamental ekonomi yang kuat, ditengah kondisi dunia yang berat,” kata Sri Mulyani.

    Pujian itu bahkan disampaikan juga secara langsung oleh Kristalina melalui akun Instagram pribadinya @kristalina.georgiva. Dalam unggahannya, bos IMF itu mengungkapkan kabar baik tentang kondisi ekonomi Indonesia di tengah isu resesi yang membuat ekonomi global gelap gulita.

    “#Indonesia remains a bright spot in a worsening global economy! Indonesia menjadi titik terang di tengah ekonomi global yang gelap gulita!,” katanya melalui akun Instagram resmi seperti dikutip, Minggu (16/10).

    Sebelumnya, Kristalina sempat memberi peringatan soal peningkatan risiko resesi global karena ekonomi maju melambat dan inflasi yang lebih cepat. Kondisi tersebut memaksa Federal Reserve atau The Fed untuk terus menaikkan suku bunga serta menambah tekanan utang pada negara-negara berkembang.

    “Di Amerika Serikat, ekonomi terbesar di dunia, pasar tenaga kerja masih sangat kuat tetapi kehilangan momentum karena dampak dari biaya pinjaman yang lebih tinggi ‘mulai menggigit’,” ujarnya.

    Dia memprediksi perekonomian dunia akan mengalami kerugian hingga USD 4 triliun hingga 2026. Pada saat yang sama, katanya, pembuat kebijakan tidak dapat membiarkan inflasi menjadi ‘kereta pelarian’.

    Menurutnya, dukungan fiskal harus tepat sasaran sehingga tidak memicu inflasi. Georgieva juga menilai dunia perlu membantu negara-negara berkembang dan berkembang sangat terpukul oleh pengetatan kondisi keuangan.

    Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2022 tercatat 5,44 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan kuartal I tahun 2022 yang hanya mencapai 5,01 persen. Sementara itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 bisa mencapai 5,2 persen (yoy).

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFlorikultura Indonesia Diyakini Mampu Kuasai Pasar Dunia
    Next Article Gubernur BI Paparkan 3 Strategi Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi Global
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.