Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bertemu Menparekraf, Ini Usulan Kadin Bali Percepat Pulihnya Pariwisata
    Ekonomi

    Bertemu Menparekraf, Ini Usulan Kadin Bali Percepat Pulihnya Pariwisata

    January 30, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bertemu Menparekraf, Ini Usulan Kadin Bali Percepat Pulihnya Pariwisata 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bertemu Menparekraf, Ini Usulan Kadin Bali Percepat Pulihnya Pariwisata 2
    Menparekraf Sandiaga (kiri) berbincang dengan Ketua Kadin Bali, Made Ariandi, Jumat (29/1) malam di Desa Taro, Gianyar. (BP/Istimewa)

    GIANNYAR, BALIPOST.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno bertemu dengan Ketua Kadin Bali, Made Ariandi, Wakil Ketua bidang Pariwisata Agus Maha Usadha (Divisi DTW) dan Dr.(C). I Made Ramia Adnyana, SE., MM., CHA (Divisi Akomodasi), Jumat (29/1) di Desa Taro, Gianyar. Dalam pertemuan itu, Menparekraf memperoleh sejumlah masukan dalam upaya mempercepat pemulihan pariwisata Bali.

    “Kami di Bali berharap pemerintah pusat melalui Kemenparekraf dapat segera menetapkan actionable program berdasar diskusi dan rapat-rapat yang telah berjalan sejak tahun lalu. Pemulihan ini tidak bisa sekaligus, kami sadari memang harus bertahap maka kami harap program jangka pendek yang actionable ini harus segera diluncurkan,” kata Ariandi dalam rilis yang diterima.

    Contohnya, alternatif stimulus bagi Bali dari kalangan investasi karena Bali butuh bantuan dana yang besar. “Jika bisa, pemerintah bisa mendorong para investor agar membantu pendanaan selain dari pemerintah sendiri,” lanjutnya.

    Ramia menambahkan pariwisata Bali yang mati suri sejak Maret 2020 berharap pemerintah memastikan langkah-langkah konkrit yang berdampak secepatnya secara bertahap. “Pengetatan pengunjung ke Bali sudah, audit CHSE sudah ribuan tempat usaha, akhirnya PPKM … ini kan berpengaruh terhadap upaya kami dalam membangun trust pada wisatawan,” ujar Ramia yang juga Ketua DPD Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Bali.

    Ia mengatakan Kadin Bali sangat mendukung dan setuju dengan konsep Pemprov Bali dengan Masyarakat Produktif Aman COVID-19 (MPAC). Pemerintah pusat pun diharapkan mendukung hal tersebut juga dengan menyerap dan mempermudah akses-akses yang dibutuhkan Bali. “Agar kami tetap bisa survive dan bertahan di tengah badai COVID-19 yang maha dahsyat. Karena di pariwisata saja kami di Bali ada hampir 75 ribu tenaga kerja yang telah dirumahkan dan bahkan tanpa gaji sesuai data September 2020,” ungkap Waketum DPP IHGMA ini.

    Dari sisi investasi ditambahkan pula, Agus Maha Usada yang juga menjabat Ketua NCPI Bali bahwa Kadin Bali telah merancang beberapa pola investasi sebagai injeksi pemulihan ekonomi daerah. “Jadi semua harus sesuai data, alokasi yang jelas dan transparan. Kami yakin dengan kajian yang tepat dan matang melibatkan pelaku usaha di daerah program re-injection fund berupa pola investasi yang berkelanjutan dan strategis akan mampu mengakselerasi recovery program ini,” katanya.

    Menanggapi hal tersebut, Sandiaga serta merta menelpon Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Menparekraf pun akan mengajak Kepala BPKM untuk berkantor di Bali bulan depan. “Tentunya bersama para investor juga agar ini bisa cepat realisasinya, seperti apa yang kita mau dan bagaimana mekanismenya,” kata Sandiaga.

    Dalam kesempatan itu, Ariandi juga mengatakan program vaksin mandiri atau vaksin gotong royong mesti mendapat prioritas untuk membangun kepercayaan pasar, baik domestik maupun internasional. Hal ini sesuai arahan Ketum Kadin Indonesia, Roslan P. Roeslani.

    Sementara teknis pelaksanaan vaksin gotong royong dan vaksin mandiri masih digodok oleh Kadin Pusat. Melalui dana recovery sektor pariwisata yang diarahkan ke vaksin dengan target 1,2 juta pekerja di sektor pariwisata, dipercaya mampu menumbuhkan dan membangkitkan kepercayaan publik terhadap Bali. “Ini seiring dengan konsep FCC (Free Covid Corridor) yang diprogramkan Pak Menteri. Hasil diskusi dengan Kemenparekraf dengan Kadin Bali ini akan dilaporkan kepada Bapak Gubernur Bali sebagai pemangku kebijakan di Provinsi Bali” ujar Ariandi. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTambahan Kasus COVID-19 Nasional Naik Lagi! Di Atas 14.500 Orang
    Next Article Pertamina Kampanyekan Gerakan Pekerja Donor Plasma
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.