Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Besar, Potensi EBT Dukung Ketahanan Energi Nasional
    Ekonomi

    Besar, Potensi EBT Dukung Ketahanan Energi Nasional

    August 10, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Besar, Potensi EBT Dukung Ketahanan Energi Nasional 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Besar, Potensi EBT Dukung Ketahanan Energi Nasional 2
    Dokumentasi – Pekerja membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pulau wisata Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (10/8/2023). Menurut data PLN NTB saat ini kontribusi energi baru terbarukan (EBT) di NTB sekitar 3,46 persen dari total energi produksi pembangkit yang dari jumlah tersebut tenaga surya berkontribusi sebesar 1,69 persen, air sebesar 1,43 persen dan biomassa sebesar 0,34 persen. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Indonesia memiliki potensi besar, tersebar, dan beragam untuk mendukung ketahanan energi nasional dan pencapaian target bauran energi baru terbarukan (EBT). Adapun, pemanfaatan EBT yang ditargetkan sebesar 23 persen pada 2025 sebagaimana di dalam kebijakan energi nasional.

    “Bahwa kita memiliki target 23 persen, di 2022 baru sekitar 12,3 persen mungkin sekarang sudah mendekati 14 persen. Jadi, masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus kami kerjakan bersama-sama,” kata Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Nurcahyanto, dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (10/8).

    Hal itu disampaikannya saat seminar Bridging the Cross-Sectoral Gap in Pursuing More Ambitious Climate Targets in Indonesia yang diselenggarakan oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) dipantau secara daring, Kamis.

    Ia mengungkapkan bahwa potensi EBT di Indonesia mencapai 3.687 gigawatt (GW) dari energi surya, hidro, bioenergi, bayu, panas bumi, dan laut. Saat ini, pemanfaatan EBT tersebut berada di angka 12.669 megawatt (MW).

    “Potensi ini cukup besar, ESDM mencatat bahwa total tidak kurang dari potensi 3.687 GW, jadi untuk EBT ini yang digunakan kami di ESDM melakukan modeling untuk NZE (net zero emission). Ini yang nantinya tantangan bagi ESDM dan juga kami selaku regulator bagaimana memanfaatkan potensi ini,” kata Nurcahyanto.

    Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa pemerintah juga mempunyai target dalam penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sektor energi sesuai yang tercantum dalam dokumen enhanced Nationally Determined Contribution (NDC). Target pengurangan emisi GRK sektor energi sebesar 358 juta ton CO2e dengan kemampuan sendiri.

    “Kami memiliki target di 2023 itu mencapai penurunan emisi sekitar 132 (juta ton CO2e), angka ini sekitar 37 persen dari total target enhanced NDC yang di angka 358 juta ton. Jadi, tidak main-main dalam hal melakukan efisiensi dan agenda-agenda yang kami lakukan seperti adanya manajemen energi, lalu juga kita memiliki penerapan dari electric vehicle. Hal-hal seperti ini lah yang nantinya menjadi tantangan untuk kegiatan efisiensi energi,” tuturnya.

    Selanjutnya terkait dengan peta jalan NZE sektor energi, pengurangan emisi GRK sektor energi diproyeksikan sebesar 93 persen dari Business as Usual (BaU) melalui optimalisasi suplai dengan energi EBT dan demand dengan menerapkan efisiensi energi. Adapun, sisa emisi yang dihasilkan sebesar 192 juta ton CO2e pada 2060.

    “Bahwa angka yang kami tuju di tahun 2060 adalah emisi sisa sekitar 192 juta ton itu didapat dari dekarbonisasi PLTU yang mana kami sampaikan bahwa kami memiliki road map bagaimana dekarbonisasi melalui Perpres 112 (Tahun 2022) kemudian adanya keinginan untuk early retirement (pensiun dini PLTU) lebih cepat,” ujar Nurcahyanto.

    Moratorium PLTU dan pensiun dini PLTU yang sudah ada merupakan salah satu dari strategi mencapai NZE 2060. Beberapa strategi lainnya, yakni elektrifikasi (kendaraan listrik, kompor induksi, elektrifikasi pertanian, dan lain-lain), pengembangan EBT, penerapan teknologi carbon capture storage dan carbon capture utilization and storage (CCS/CCUS), sumber energi baru (hidrogen dan amonia) serta penerapan efisiensi energi.

    Selain itu, kata Nurcahyanto, untuk menuju NZE 2060 juga dibutuhkan pembangkit energi terbarukan yang masif. Total kapasitas pembangkitnya sebesar 708 GW terdiri atas PLTS 421 GW, PLTB 94 GW, PLTA 72 GW, PLTBio 60 GW, PLTN 31 GW, PLTP 22 GW, dan PLTAL 8 GW.

    “Pengembangan EBT ini adalah kunci bagaimana upaya dari dekarbonisasi dan transisi energi di Indonesia. Besarnya kapasitas yang akan akan kami bangun tahun 2060, diprediksi kami membutuhkan sekitar 708 GW dan itu didominasi oleh PLTS dan juga beberapa renewable energy seperti PLTP dan kemudian ada juga PLTBio,” kata dia. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDitargetkan, Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp 200 Triliun
    Next Article Menteri Kesehatan Dukung Gubernur Koster Bangun Industri Herbal di Bali
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.