Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»BI Sebut Bank Sentral AS Naikkan Suku Bunga Pada Triwulan III 2022
    Ekonomi

    BI Sebut Bank Sentral AS Naikkan Suku Bunga Pada Triwulan III 2022

    December 24, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BI Sebut Bank Sentral AS Naikkan Suku Bunga Pada Triwulan III 2022 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) memperkirakan Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) akan meningkatkan suku bunga paling cepat pada triwulan III 2022. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, hal tersebut akan berdampak pada kenaikan obligasi Amerika Serikat (US Treasury) sebesar 50 basis poin (bps) hingga 75 bps.

    Menurutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena kenaikan suku bunga The Fed juga turut berdampak pada perekonomian nasional. “Kalau US Treasury naik, yield dalam negeri juga memerlukan penyesuaian 50 bps. Ini yang kita koordinasikan kepada Kementerian Keuangan,” kata Perry dalam sebuah webinar, Jumat (24/12).

    Perry menyebut, kenaikan bunga bank sentral AS juga akan berdampak pada nilai tukar kurs. Sehingga, BI akan melakukan berbagai langkah stabilitasi pasar melalui kebijakan moneter agar Indonesia dapat bertahan atas perubahan ekonomi global tersebut.

    “Bagaimana caranya? Dengan menjaga mekanisme pasar agar berjalan dan tentu saja mematikan penyesuaian di pasar itu berjalan secara smooth,” tuturnya.

    Perry mengungkapkan, BI optimis Indonesia akan dapat bertahan dalam situasi perubahan kebijakan moneter ke depan lantaran memiliki cadangan devisa yang besar. Namun, kewaspadaan tetap harus dilakukan meskipun Indonesia telah mengalami gejolak yang lebih besar.

    Perry menambahkan, saat ini pihaknya masih mempertahankan suku bunga rendah di angka 3,5 persen. Hal ini sebagai upaya penyesuaian arah kebijakan ke depannya. “Kami akan terus mempertahankannya sampai tahun depan. Sampai dengan ada tanda-tanda tahun depan,” pungkasnya.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVictoria Beckham Pamer Koleksi Sweater Warna-Warni Senilai Rp 18 Juta
    Next Article Banyak Aduan Gagal Bayar Produk Unit Link, Industri Asuransi Indonesia Belum Sehat? – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.