Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bos BI Pede Pertumbuhan Ekonomi Nasional Kembali Positif Akhir Tahun
    Ekonomi

    Bos BI Pede Pertumbuhan Ekonomi Nasional Kembali Positif Akhir Tahun

    November 16, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bos BI Pede Pertumbuhan Ekonomi Nasional Kembali Positif Akhir Tahun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) optimis, angka pertumbuhan nasional Indonesia akan kembali ke jalur positif pada kuartal IV atau akhir tahun ini. Jika hal itu dapat tercapai, maka Indonesia berhasil keluar dari jurang resesi.

    Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, pertumbuhan ekonomi terus mengalami perbaikan setelah dua kuartal mengalami minus. Perbaikan pun terlihat dengan capaian kuartal III tahun ini yang menunjukan adanya sedikit pertumbuhan meskipun masih di teritori negatif.

    “Pertumbuhan ekonomi akan positif pada kuartal IV 2020 dan meningkat jadi 5 persen pada 2021. Kemudian terus naik ke 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (16/11).

    Perry mengungkapkan, pemulihan ekonomi Indonesia ini ditandai oleh mulai membaiknya konsumsi masyarakat, ekspor dan investasi. Selain itu stabilitas sistem keuangan juga terjaga, bahkan menurut Perry nilai tukar rupiah akan bergerak stabil dan menguat.

    Selain itu, lanjutnya, Perry juga mengungkapkan angka inflasi juga tetap rendah dan defisit transaksi berjalan menurun hingga perbankan tetap sehat. Sebab, pihaknya bersama pemerintah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus berkoordinasi untuk menjaga ekonomi bergerak positif.

    Perry menambahkan, berbagai program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah juga turun membantu ekonomi bergerak positif. Pihakmya sendiri juga terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah kondusif bagi pemulihan ekonomi.

    “Suku bunga acuan diturunkan 1 persen jadi 4 persen dan kami juga melakukan injeksi likuiditas atau quantitative easing dalam jumlah besar, lebih dari Rp 670 triliun atau 4 persen dari PDB,” tutupnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProgram Insentif RT Selesaikan Permasalahan Mendasar Perkampungan
    Next Article Selain Copot 2 Kapolda, Kapolri Juga Mutasikan 6 Kapolda Lainnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.