Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»BPJAMSOSTEK Serahkan 2,8 Juta Data Calon Penerima BSU Gelombang IV
    Ekonomi

    BPJAMSOSTEK Serahkan 2,8 Juta Data Calon Penerima BSU Gelombang IV

    September 18, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BPJAMSOSTEK Serahkan 2,8 Juta Data Calon Penerima BSU Gelombang IV 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK kembali menyerahkan data calon penerima BSU gelombang IV. Kali ini sebanyak 2,8 juta nomor rekening peserta diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

    “Jadi total nomor rekening yang telah kami serahkan ke Kemnaker dari gelombang I sampai gelombang IV sebanyak 11,8 juta data nomor rekening peserta, ” kata Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto, Jumat (17/9).

    Penyerahan data secara berkala ini ditargetkan rampung pada akhir bulan September 2020. “Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pengecekan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU,” tegasnya.

    Agus menyatakan pihaknya telah mengumpulkan 14,7 juta nomor rekening sejak pertengahan bulan Agustus 2020. “Kemarin (15/09) merupakan hari terakhir penyampaian data nomor  rekening calon penerima BSU oleh perusahaan atau pemberi kerja. Tapi untuk nomor rekening yang telah disampaikan dan kami kembalikan karena perlu dikonfirmasi, kami masih menunggu hasil konfirmasi ulang tersebut sampai akhir bulan September”, tambah Agus.

    Agus menjelaskan bahwa setiap data nomor rekening yang diserahkan telah melalui tahapan validasi berlapis, untuk memastikan penerima BSU ini tepat sasaran. Data yang belum lolos validasi karena ketidaksesuaian data dengan Bank atau sistem internal BPJAMSOSTEK, akan dikembalikan kepada pemberi kerja atau perusahaan  untuk dilakukan konfirmasi ulang.

    “Sekitar 1,2 juta data masih dalam  proses validasi perbankan dan konfirmasi ulang kepada pemberi kerja. Data yang dikonfirmasi ulang seperti nomor rekening yang tidak aktif karena ditutup, dibekukan, nama tidak sesuai nomor rekening, data nomor rekening dan lainnya kita kembalikan kepada pemberi kerja. Kami harap perusahaan berusaha secepat mungkin untuk menyampaikan data konfirmasi tersebut, ” ujar Agus.

    Agus juga menambahkan terdapat 1,7 juta data peserta yang tidak memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020, sehingga dipastikan tidak berhak menerima BSU.

    Sementara, Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Haiyani Rumondang menambahkan, hingga hari ini dari 2,5 juta data pekerja yang diserahkan pada gelombang I, terdapat 2,47 juta pekerja atau 99,32% yang telah mendapatkan bantuan tersebut. Sedangkan untuk data gelombang II telah mencapai 99,28% atau 2,97 juta pekerja. Selanjutnya untuk golombang III proses pencairan dana bantuan telah mencapai 40,9% atau 1,43 juta pekerja, sehingga total BSU yang telah dicairkan mencapai 6.87 juta.

    “Kami mengapresiasi pihak pemberi kerja atau perusahaan karena telah bekerjasama dengan baik. Semoga program BSU dari Pemerintah ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat pekerja dan mengembalikan kondisi perekonomian Indonesia,” ucap Haiyani.

    Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Rawamangun, Aland Lucy Patitty mengatakan selama proses pengajuan data calon penerima BSU dari perusahaan berjalan dengan baik. “Sejauh ini berjalan lancar. Jika ada data rekening yang tidak valid, kami kembalikan lagi ke perusahaan agar di perbarui data yang valid,” kata Lucy.

    Dikatakan Lucy, verifikasi nomer rekening memang dilakukan berlapis oleh kantor pusat, agar tidak terjadi kesalahan dalam mentransfer dana BSU. “Jadi BSU harus tepat sasaran, hanya peserta yang lolos verifikasi nomor rekeningnya yang akan mendapat BSU,” kata Lucy.

    Lucy menyebut meski masa waktu penyampaian data nomor  rekening calon penerima BSU oleh perusahaan atau pemberi kerja sudah berakhir. Tapi pihaknya masih menerima nomor rekening yang telah disampaikan dan dikembalikan karena perlu dikonfirmasi.

    “Kami masih menunggu hasil konfirmasi ulang tersebut sampai akhir bulan September. Saya harap bantuan yang diberikan pemerintah dapat meringankan dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat dalam situasi pandemik ini,” tutupnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBAF Peduli Bantu Pendidikan Anak – KRJOGJA
    Next Article Mengenal Kandungan Galactomyces untuk Kulit Lebih Glowing
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.