Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»BPPT Ingatkan Pelaku Industri Baterai Agar Tidak Cemari Lingkungan
    News

    BPPT Ingatkan Pelaku Industri Baterai Agar Tidak Cemari Lingkungan

    May 24, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BPPT Ingatkan Pelaku Industri Baterai Agar Tidak Cemari Lingkungan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    BPPT Ingatkan Pelaku Industri Baterai Agar Tidak Cemari Lingkungan 2
    Kebijakan Mercedes-Benz dalam pengembangan baterai mobil listrik. (BP/Ant)
    BPPT Ingatkan Pelaku Industri Baterai Agar Tidak Cemari Lingkungan 3

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pelaku industri baterai kendaraan listrik diingatkan untuk mementingkan pengolahan limbah baterai agar tidak mencemari dan merusak alam. “Saya perlu mengingatkan pengolahan limbah baterai karena dalam jangka panjang baterai akan menjadi limbah,” kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza dikutip dari kantor berita Antara, Senin (24/5).

    Skema pengembangan industri baterai kendaraan listrik, lanjut dia, harus memiliki konsep zero emission atau nol emisi yang berujung pada pengolahan limbah yang baik. Konsep nol emisi ini mengharuskan pabrik-pabrik mencari cara tentang penerapan pembuangan polusi dan sampah seminimal mungkin.

    Limbah baterai kendaraan listrik termasuk dalam limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), sebab kandungan elektroit di dalam baterai dapat berdampak buruk terhadap lingkungan, termasuk kesehatan manusia. “Saat kita selesai menggunakan baterai tersebut kita perlu konsep zero emission berujung pada pengolahan limbah yang baik terkait dengan baterai ini,” kata Hammam.

    Sejak 2018 saat isu mobil listrik ramai menjadi topik perbincangan pemerintah dan publik, BPPT mulai melakukan kajian daur ulang limbah baterai untuk mengambil bahan-bahan berharga yang masih bisa dipakai untuk dijadikan bahan baku pembuatan baterai.

    Seperti diketahui pada 26 Maret 2021 Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir telah resmi mengumumkan pembentukan Indonesia Battery Corporation (IBC) yang merupakan perusahaan patungan dari empat perusahaan pelat merah yakni Inalum, Antam, Pertamina, dan PLN, dengan masing-masing kepemilikan saham sebesar 25 persen.

    IBC menargetkan dapat membangun 30 Giga Watt hours (GWh) baterai hingga tahun 2030 mendatang. Kemudian bisnis ekspor juga diharapkan berkembangan melalui pembangunan pabrik baterai berkapasitas hingga 140.000 GWh. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKasus COVID-19 Nasional Bertambah di Atas 5.900
    Next Article KPK Klarifikasi Soal Firli Bahuri Minta BAP Kasus Dugaan Suap Walikota Tanjungbalai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.