Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»BPPT Siagakan Kapal Baruna Jaya IV untuk Temukan CVR Black Box SJ 182
    News

    BPPT Siagakan Kapal Baruna Jaya IV untuk Temukan CVR Black Box SJ 182

    January 13, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BPPT Siagakan Kapal Baruna Jaya IV untuk Temukan CVR Black Box SJ 182 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyiagakan Kapal Riset Baruna Jaya IV untuk misi kecelakaan pesawat terbang Sriwijaya Air SJ-182. Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, sejak Selasa (12/1) Kapal Riset Baruna Jaya IV sudah bergabung memasuki area pencarian kotak hitam.

    ’’Semoga dari pengalaman Baruna Jaya IV yang berhasil mengangkat black box Lion Air PK LQP dua tahun lalu, dapat menjadi pelajaran penting untuk kami dapat membantu menemukan hingga mengangkat seluruh bagian black box SJ 128,’’ ungkap Hammam di Jakarta Rabu (12/1).

    Dia menjelaskan, hingga malam ini, posisi Kapal Riset Baruna Jaya IV masih di area pencarian. Meski diketahui FDR Black box sudah ditemukan. Namun CVR menurutnya, masih belum ditemukan.

    Perlu diketahui, black box terdiri dari dua kombinasi perangkat, yaitu CVR (cockpit voice recorder) atau perekam percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR (flight data recorder) atau rekaman data penerbangan. ’’FDR fungsinya merekam beragam data tentang aspek pesawat selama penerbangan. Sementara CVR merekam percakapan di ruang kemudi, dek penerbangan, dan suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis,’’ urainya.

    Hammam pun menuturkan bahwa Kapal Riset Baruna Jaya IV yang berada di area pencarian, selalu siap jika diminta untuk mencari CVR tersebut. Para awak KR Baruna Jaya smasih melakukan simulasi pencarian CVR. Simulasi inti penting, mengingat kendala ada sedimen-sedimen di lautan. Kemudian baterai CVR yang sudah tidak ada.

    ’’Saat ini kami terus menyiagakan peralatan pendukung seperti robot ROV (remotely operated vehicle) yang dilengkapi dengan kamera dan lampu, dan mengetesnya,’’ katanya. Sehingga jika dibutuhkan dapat langsung difungsikan untuk mencari CVR tersebut. BPPT juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti KNKT dan Basarnas. (*)

     

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Dinarsa Kurniawan

    Reporter : Hilmi Setiawan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJepang akan Perluas Keadaan Darurat ke 7 Prefektur
    Next Article Tak Bisa Bayar Sewa Akibat Pandemi, 20.000an Warteg Terpaksa Tutup
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.