Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»BPS Laporkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72 Persen di Kuartal III/2022
    Ekonomi

    BPS Laporkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72 Persen di Kuartal III/2022

    November 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BPS Laporkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72 Persen di Kuartal III/2022 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia pada kuartal III/2022 berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp 5.091,2 triliun. Sedangkan, PDB atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp 2.976,8 triliun.

    “Dengan demikian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun 2022 jika dibandingkan dengan kuartal II/2022 atau secara q-to-q (qtq), tumbuh sebesar 1,81 persen. Bila dibandingkan dengan kuartal III/2021 atau secara year-on-year (yoy) ekonomi Indonesia tumbuh 5,72 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam paparannya yang dipantau secara daring, Senin (7/11).

    Margo Yuwono juga memaparkan, secara kumulatif ekonomi Indonesia selama 9 bulan terhitung Januari-September 2022 tumbuh sebesar 5,40 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2021. Namun, BPS mencatat ekonomi pada kuartal III tumbuh lebih lambat daripada kuartal II disebabkan oleh faktor musiman.

    Meski begitu, secara tahunan tren ekonomi Indonesia meningkat secara presisten selama empat kuartal di atas 5 persen. “Ini menandakan bahwa ekonomi Indonesia terus berlanjut dan menunjukkan semakin menguat. Ini tentu capaian atau prestasi dari seluruh masyarakat Indonesia di tengah terpaan kondisi global yang tidak menentu, kita masih bisa menjaga pertumbuhan ekonomi bahkan trennya semakin menguat,” papar Margo Yuwono.

    Lebih lanjut, Margo menjelaskan sektor utama yang menopang ekonomi Indonesia, yaitu industri, pertambangan, pertanian, perdagangan dan konstruksi. Paling tinggi ditopang oleh industri yang mencapai 17,88 persen (yoy).

    Meski begitu, menurut Margo seluruh sektor lapangan usaha mengalami pertumbuhan kecuali di jasa kesehatan. Dari grafik BPS menunjukkan data kesehatan pada kuartal III/2022 mengalami kontraksi sebesar 1,74 persen.

    Adapun alasannya, karena pencairan dari insentif kesehatan itu kebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal III/2021 atau secara tahunan. Selain itu juga karena menurunnya insentif kesehatan baik secara tahunan dan kuartal.

    Kemudian, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan sebesar 25,81 persen. Lalu, akomodasi dan makanan minum tumbuh sebesar 17,83 persen.

    “Seluruhnya didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara,” tutur Margo.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi secara optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III/2022 mencapai 5,7 persen secara tahunan. Sedangkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo pede pertumbuhan ekonomi periode tersebut akan tumbuh lebih dari 5,5 persen secara tahunan, meski ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada September 2022.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNikita Mirzani Hanya Dirawat Sehari di Rumah Sakit
    Next Article Sheila On 7 Gelar Konser ‘Tunggu Aku di Jakarta’, Tiket Sudah Ludes
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.