Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»BPS Laporkan Inflasi Bulan Juni 2023 Sebesar 0,14 Persen
    News

    BPS Laporkan Inflasi Bulan Juni 2023 Sebesar 0,14 Persen

    July 3, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BPS Laporkan Inflasi Bulan Juni 2023 Sebesar 0,14 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    BPS Laporkan Inflasi Bulan Juni 2023 Sebesar 0,14 Persen 2
    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Juni 2023 yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (3/7/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Inflasi pada Juni 2023 tercatat sebesar 0,14 persen (month-to-month/mtm), dipengaruhi oleh momen Idul Adha 1444 H.

    “Selama tahun 2019 sampai 2023, terjadi inflasi pada momen Hari Raya Idul Adha, kecuali tahun 2020 yang mengalami deflasi,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Juni 2023 yang dipantau secara daring di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (3/7).

    Berdasarkan catatan BPS, inflasi pada momen Idul Adha 2019 atau pada Agustus tercatat sebesar 0,12 persen. Kemudian, pada Juli atau Idul Adha 2021 sebesar 0,08 persen dan Juli atau Idul Adha 2022 sebesar 0,64 persen. Sementara momen Idul Adha pada Juli 2020 mencatatkan deflasi sebesar 0,10 persen.

    Pudji menjelaskan, inflasi pada Idul Adha 2023 didorong oleh kenaikan harga pangan bergejolak atau volalite food, di antaranya daging ayam ras, telur ayam ras, bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit dan tomat.

    Sementara faktor penopang inflasi Juni lainnya adalah tarif angkutan udara 0,04 persen, tarif kontrak rumah 0,01 persen dan rokok kretek filter 0,01 persen.

    Dari segi kelompok pengeluaran, pendorong utama inflasi Juni adalah makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,39 dan andil 0,10 persen terhadap inflasi utama.

    Sedangkan bila dilihat dari segi wilayah, BPS mencatat terdapat 48 kota yang mengalami inflasi bulanan pada Juni 2023 2023.

    Kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Kota Jayapura dengan catatan sebesar 1,36 persen persen. Penopang utama deflasi Kota Jayapura adalah komoditas tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 1,11 persen, tomat 0,25 persen dan beras 0,04 persen. Adapun kota yang mengalami deflasi terdalam secara bulanan adalah Kota Sumenep yang mencatat deflasi sebesar 0,42 persen. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenpora RI Penuhi Panggilan Jampidsus
    Next Article Temuan PPATK Terkait Transaksi Tri Suhartanto Terjadi Sebelum Tugas di KPK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.