Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»BPS Sebut Inflasi Inti Nasional Terendah Sejak 2004
    Ekonomi

    BPS Sebut Inflasi Inti Nasional Terendah Sejak 2004

    December 1, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BPS Sebut Inflasi Inti Nasional Terendah Sejak 2004 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi komponen inti November sebesar 1,67 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menuturkan, inflasi komponen inti November 2020 menjadi yang terendah sepanjang sejarah.

    “Jadi, rilis pertama kali inflasi inti 2004 itu masih lebih tinggi dari inflasi bulan ini yang sebesar 1,67 persen,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (1/12).

    Inflasi inti sendiri merupakan komponen tetap dalam pergerakan laju Ideks Harga Konsumen (IHK). Inflasi inti tidak memasukkan komponen pangan maupun energi dan biasanya pergerakannya dipengaruhi faktor permintaan dan penawaran. Biasanya, inflasi inti digunakan untuk melihat daya beli masyarakat.

    Setianto menyebut, pergerakan inflasi inti nasional terus mengalami penurunan sejak beberapa bulan belakangan ini. Sejak Mei 2020, inflasi inti terus menurun karena terdampak pandemi Covid-19.

    Pada September 2020, inflasi komponen inti tercatat sebesar 1,86 persen. Inflasi komponen inti turun pada Oktober 2020 menjadi sebesar 1,74 persen.

    Angka tersebut kembali menurun pada November 2020 yaitu menjadi 1,67 persen. Inflasi komponen inti turun signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 3,08 persen.

    Meskipun demikian, Setianto menambahkan, laju inflasi nasional bulanan sudah mengalami tren peningkatan. Tren tersebut diharapkan memperbaiki tingkat daya beli masyarakat.

    Inflasi komponen inti pada September 2020 tercatat sebesar 0,13 persen (month-to-month/MtM). Angka ini sedikit turun pada Oktober 2020 menjadi 0,04 persen, namun kembali meningkat pada November 2020 menjadi 0,06 persen.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTambahan Harian Kasus COVID-19 Kembali Naik di Atas 5.000 Orang
    Next Article Berdasar Survei Selama Pandemi, Pasangan Tega Selingkuh dengan Mantan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.