Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bulog Hanya Serap 3 Persen Beras Produksi Nasional
    Ekonomi

    Bulog Hanya Serap 3 Persen Beras Produksi Nasional

    December 23, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bulog Hanya Serap 3 Persen Beras Produksi Nasional 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Perum Bulog mengimpor beras dari Vietnam sebanyak 200 ribu ton pada Desember. Beras tersebut dijadikan sebagai cadangan beras pemerintah.

    Impor itu mendapat sorotan dari pengamat kebijakan publik Bambang Haryo Soekartono. Menurut dia, mengusulkan impor beras itu adalah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Selama ini tugas Bulog hanya menyerap beras dari petani nasional.

    “Impor itu biasanya mempertimbangkan keseimbangan suplai dan permintaan. Itu adalah peran Kemendag,” ujar Bambang Haryo Soekartono kepada wartawan, Jumat (23/12).

    BHS, begitu Bambang Haryo Soekartono biasanya disapa, mengungkap data bahwa Bulog secara nasional hanya bisa menyerap sebesar 1,2 juta ton pada 2021. Jumlah itu dianggap relatif sangat kecil, jika dibandingkan dengan serapan produksi beras nasional secara total yang jumlahnya mencapai 31,33 juta ton.

    “Bulog hanya membeli beras petani nasional dan mengedarkan beras ke masyarakat tidak lebih dari 3 persen dari total beras yang diproduksi nasional,” terang mantan anggota DPR periode 2014-2019 itu. Artinya serapan besar nasional terbesar adalah dari swasta.

    BHS mensinyalir Bulog belu bisa secara profesional menyerap beras nasional, termasuk juga memasarkan beras nasional ke masyarakat. “Terbukti sebagian besar masyarakat Indonesia tidak berminat untuk membeli beras yang dipasarkan Bulog,” sebutnya.

    Dia menyoroti rendahnya produksi beras nasional. Jika dibandingakan dengan Vietnam, luas lahan pertanian Indonesia jauh lebih luas. Indonesia mempunyai lahan pertanian sebesar 70 juta hektare. Dari luas itu, 10,41 juta hektare di antaranya merupakan lahan panen padi. Lahan seluas itu menghasilkan 31 juta ton beras per tahun.

    Sementara, Vietnam hanya mempunyai lahan pertanian sebesar 7,2 juta hektare dan bisa memproduksi 44 juta ton beras per tahun. Bahkan Vietnam bisa menjadi negara pengekspor beras nomor 2 terbesar dunia di pada 2020. “Indonesia tidak masuk dalam negara pengekspor beras terbesar di dunia sampai dengan peringkat 10 besar dunia,” terang BHS.

    Sebelumnya, 10 ribu ton beras impor dari Vietnam tiba di dua pelabuhan Indonesia. Yakni, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta; dan Pelabuhan Merak, Banten. Masing-masing sebanyak 5 ribu ton.

    Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, beras impor itu adalah bagian dari 200 ribu ton yang dijadwalkan tiba sepanjang Desember 2022.

    Dia mengklaim beras impor itu dapat menambah cadangan beras pemerintah (CBP) yang akan tiba di 12 pelabuhan lain. “Bulog mendapat tambahan stok cadangan beras Pemerintah sebanyak 10.000 ton untuk kapal impor perdana dari Vietnam yang baru tiba,” ujar Budi Waseso.

    Purnawirawan jenderal polisi bintang tiga itu merinci, untuk 12 pelabuhan yang bakal menerima kedatangan beras impor dari Vietnam adalah Pelabuhan Malahayati dan Lhokseumawe (Aceh), Belawan (Medan), Dumai (Riau), Teluk Bayur (Padang), Boom Baru (Palembang).

    Lalu, Panjang (Lampung), Tanjung Priok (Jakarta), Merak (Banten), Tanjung Perak (Surabaya), Tenau (Kupang). Sisanya direalisasikan tahun depan sampai dengan sebelum panen raya.

    Buwas memastikan, kebijakan pengadaan beras dari luar negeri itu semata-mata untuk memperkuat cadangan beras nasional. Selain itu, tibanya beras impor ini juga tidak akan mengganggu beras petani karena hanya dipergunakan pada kondisi tertentu.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTips berkendara aman dan nyaman saat liburan
    Next Article Angkasa Pura Prediksi 3,2 Juta Penumpang Padati Bandara Selama Nataru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.