Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Cerita Saksi Saat Setya Novanto Minta Kepala Diperban
    News

    Cerita Saksi Saat Setya Novanto Minta Kepala Diperban

    April 5, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Cerita Saksi Saat Setya Novanto Minta Kepala Diperban

    Kondisi Tersangka E-KTP, Setya Novanto di rumah sakit setelah mobilnya nabrak tiang listrik

    Jakarta – Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto sempat meminta kepalanya diperban oleh Perawat Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Indri Astuti. Namun, permintaan itu disampaikan Novanto dengan cara berteriak.

    Demikian terungkap saat Indri bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (5/4/2018). Indri sendiri menilai ganjil permintaan Novanto tersebut. Sebab, kepala Novanto saat itu tidak mengalami luka yang serius.

    “Bapak (Novanto) berteriak kapan saya di perban. Saya tiba-tiba kaget. Ada luka kecil, lecet tapi tidak berdarah,” ucap Indri.

    Dikatakan Indri, sikap teriak-teriak Novanto tersebut berbeda saat awal dibawa ke RS Medika. Saat itu, kata Indri, Novanto hanya diam saja tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dari mulutnya.

    “Saya tanyakan saya akan buka bajunya, karena rekam jantung itu harus dibuka, tapi pasien (Setya Novanto) masih diam saja,” terang Indri.

    Kata Indri, dari awal dirinya sudah menaruh kecurigaan terhadap perawatan Novanto pasca diklaim mengalami kecelakaan tunggal.‎ Novanto tidak mendapat perawatan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan langsung dibawa ke kamar inap VIP 323 oleh petugas keamanan dan supir ambulan.

    “Datang jam 7 malam, pada saat itu saya kaget, pasien tidak diantar oleh suster. Namun yang mengangkat hanya security dan driver ambulan dan dia dibawa ke kamar VIP 323,” ujar Indri.

    Majelis Hakim kemudian menanyakan sikap dari Fredrich Yunadi yang saat itu merupakan kuasa hukum Novanto. Karena mendengar kliennya teriak-teriak minta diperban, dikatakan Indri, Fredrich minta agar proses perban dan obat merah kepada Novanto sesegera mungkin. Insiden kecelakaan tunggal itu belakangan dibuktikan oleh Jaksa Penuntut KPK adalah rekayasa belaka.

    “Yah dia yang meminta kepada kami tim medis untuk memberi perawatan berupa perban dan obat merah. Awalnya kami enggak mau. Tapi ya ini kewajiban jadinya kami berikan,” tandas Indri.

    ‎Fredrich dalam perkara ini didakwa dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka atau terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi.

    Fredrich didakwa bersama dengan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo telah melakukan rekayasa medis terhadap Novanto ketika peristiwa kecelakaan.

    TAGS : Fredrich Yunadi Setya Novanto Pengadilan Tipikor

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/31869/Cerita-Saksi-Saat-Setya-Novanto-Minta-Kepala-Diperban/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleInformasi Potensi Tsunami di Pandeglang Hanya Mitigasi Bencana
    Next Article Perusahaan Kopi Geram Disuruh Pasang Label Peringatan Kanker
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.