Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dari Oknum Tentara Diduga Aniaya Satpam hingga Puncak Karya di Pura Hulundanu Batur
    News

    Dari Oknum Tentara Diduga Aniaya Satpam hingga Puncak Karya di Pura Hulundanu Batur

    October 10, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dari Oknum Tentara Diduga Aniaya Satpam hingga Puncak Karya di Pura Hulundanu Batur 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dari Oknum Tentara Diduga Aniaya Satpam hingga Puncak Karya di Pura Hulundanu Batur 2
    Letkol Kav Antonius Totok Y.P. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Minggu (9/10), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

    1. Terekam CCTV Diduga Aniaya Satpam Gudang Marketplace, Oknum Tentara Jalani Proses Hukum

    DENPASAR, BALIPOST.com – Seorang oknum tentara diduga menganiaya satpam dan pegawai gudang perusahaan marketplace di kawasan Gianyar, Rabu (5/10). Aksinya ini terekam CCTV dan viral di media sosial.

    Dari video yang beredar pelakunya pria bercukur cepak, memakai baju kaos, dan celana loreng. Dikonfirmasi, Sabtu (8/10), Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Antonius Totok Y.P., membenarkan. Ia mengatakan oknum tentara itu berinisial NS.

    Selengkapnya baca di sini

    2. Keluarga Korban Terseret Arus Sungai Yeh Ho Tempuh Cara Niskala, Ini Kata “Orang Pintar”

    TABANAN, BALIPOST.com – Pencarian korban terseret arus Sungai Yeh Ho yang diduga merupakan seorang mahasiswi, Luh Gede Puspasari asal Desa Beraban, Selemadeg Timur masih berlangsung Minggu (9/10). Keluarga tak hanya menempuh upaya pencarian melibatkan tim gabungan, juga cara niskala.

    Informasi yang dihimpun, dari pihak keluarga korban pada Minggu sore atau sekitar pukul 16.15 WITA, mengupayakan cara niskala. Mereka menggunakan gambelan bleganjur atau gong (sesuai kepercayaan umat Hindu).

    Selengkapnya baca di sini

    3. Ranu Pani Dilanda Banjir Bandang, Satu Pura dan Belasan Rumah Rusak

    LUMAJANG, BALIPOST.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat satu pura dan belasan rumah rusak akibat tanah longsor dan banjir bandang di pemukiman warga Suku Tengger, di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Menurut Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi BPBD Lumajang Joko Sambang, Minggu (9/10), dari hasil assesmen sebanyak 11 rumah terdampak longsor.

    Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Semeru menyebabkan tanah longsor dan banjir yang disertai lumpur menerjang desa di kaki Gunung Semeru, Desa Ranu Pani, Sabtu (8/10). Akibatnya desa setempat terisolasi.

    Selengkapnya baca di sini

    4. Waspadai Cuaca Ekstrem Seminggu ke Depan, BMKG Sebut Ini Penyebabnya

    JAKARTA, BALIPOST.com – Potensi cuaca ekstrem di Bali masih akan terjadi hingga sepekan ke depan. Hal ini berdasarkan analisis terkini yang dikeluarkan BMKG.

    Kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Bali. Dalam siaran persnya, Sabtu (8/10) malam, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, menjelaskan hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan sirkulasi siklonik yang membentuk pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

    Selengkapnya baca di sini

    5. Senin, Puncak Karya di Pura Hulundanu Batur

    BANGLI, BALIPOST.com – Puncak karya ngusaba kapat di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani akan berlangsung Senin (10/10), bertepatan dengan rahinan purnama Sasih kapat. Sehari jelang karya, Minggu (9/10), dilaksanakan upacara mapepada.

    Upacara mapepada dipuput Ida Pandita Mpu Siwa Putra Darma Daksa dari Grya Calo, Gianyar kasarengin Jero Mangku Gede Hulundanu, Jero Gede Songan, Jero Dasaran dan Jero Balian. Sesuai sima deresta Desa Adat Songan. “Upacara Mapepada kasaksinin olih dane Dulu guru kubayan makesami dan jero mangku gede ring desa adat songan,” kata Humas Panitia Karya Ngusaba kapat di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Jero Saba, Minggu (9/10).

    Selengkapnya baca di sini

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDesa Adat Tegalcangkring Kelola BUPDA Mart untuk Bantu Krama
    Next Article Harga Emas Antam Bertahan di Level Rp 949.000 Per Gram
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.