Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun hingga Puluhan Persen
    Ekonomi

    Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun hingga Puluhan Persen

    April 15, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun hingga Puluhan Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun hingga Puluhan Persen 2
    Pasar – Aktivitas pedagang di pasar Umum Jembrana beberapa waktu lalu. Di masa pandemi ini, omset pedagang turun 60 persen. (BP/Olo)
    Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun hingga Puluhan Persen 3

    NEGARA, BALIPOST.com – Masa pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung hingga setahun ini berdampak pada sektor perdagangan di Jembrana. Dari catatan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, rerata omzet penjualan pedagang khususnya di pasar-pasar tradisional turun 50 persen bahkan 60 persen.

    Hal tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya daya beli masyarakat menurun dan tumbuhnya usaha pedagang baru dampak dari PHK atau pemberhentian kerja.

    Kepala Dinas Koperindag Jembrana, I Komang Agus Adinata, mengatakan daya beli yang menurun ini sangat berdampak pada pedagang, terutama di pasar tradisional. Tetapi, Dinas menyarankan sektor perdagangan akan tetap tumbuh setelah pandemi ini berakhir.

    Karena itu, Dinas menyarankan kepada pedagang saat ini agar tetap bertahan dan tidak mengembangkan usahanya terlebih dahulu. “Yang perlu ditingkatkan adalah strategi pemasaran. Salah satunya melalui digital marketing. Misalnya dengan jasa antar, atau lainnya memanfaatkan teknologi digital. Di masa pandemi ini, jangan berharap penjualan meningkat lebih banyak,” kata mantan Camat Negara ini.

    Dari pengecekan di pasar-pasar tradisional di Jembrana, omset pedagang rerata turun 50 persen, bahkan mencapai 60 persen. Itu dikarenakan menurunnya daya beli masyarakat dan bertambahnya jumlah pedagang.

    Dari catatan Dinas Koperindag, di masa Pandemi ada 42 ribu usaha dagang (UMKM) yang tercatat Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan mendapatkan layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Naik 100 persen sebelum pandemi, sebanyak 27 ribu UMKM. “Dan masih ada potensi yang naik lagi (UMKM). Usaha mikro seperti membuat kue, tanaman hias dan sektor pertanian,” kata Adinata.

    Pihaknya menganalogikan, daya beli masyarakat terbatas, lalu jumlah pedagang bertambah, tentu akan menyebabkan pembeli tergerus. Dari semula di satu atau dua titik pedagang, kini menyebar ke pedagang baru.

    Ditambah lagi saat ini daya beli menurun.
    “Saran kami jangan tinggalkan ini (usaha perdagangan), sebab ini masih ada batasnya. Tidak permanen tahunan, nanti ketika pandemi berakhir pasti menggeliat lagi,” tambahnya.

    Dinas juga menyarankan agar pengusaha yang memiliki dana tabungan lebih, agar investasi di pertanian. Tanam tanaman yang panen dalam periode setahun atau setengah tahun. Seperti vanili, cabai, bahkan bawang dan kacang tanah pun bila memungkinkan ditanam. (Surya Dharma/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai siap rilis 21 model kendaraan listrik di China pada 2030
    Next Article Sepi Job, Pekerja EO Banting Setir Jualan Es
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.