Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Demo Pati karena Apa Sampai Tuntut Bupati Sudewo Dicopot?
    News

    Demo Pati karena Apa Sampai Tuntut Bupati Sudewo Dicopot?

    August 13, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Demo Pati karena Apa Sampai Tuntut Bupati Sudewo Dicopot (X/@ruhulanakgaul)
    Demo Pati karena Apa Sampai Tuntut Bupati Sudewo Dicopot (X/@ruhulanakgaul)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Andalannews.com – Sebenarnya demo Pati karena apa sampai menuntut Bupati Sudewo dicopot dari jabatannya? Simak alasan lengkapnya di bawah ini.

    Berita tentang demo di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, ramai dibicarakan masyarakat termasuk warganet di jagat maya pada Rabu 13 Agustus 2025.

    Ribuan warga turun ke jalan, menyuarakan aspirasi dan menuntut Bupati Pati Sudewo untuk mundur dari jabatannya yang telah diemban sejak awal tahun.

    Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan puncak dari kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan dan permasalahan yang mereka anggap belum terselesaikan dengan baik

    Suasananya panas, spanduk dan poster tuntutan bertebaran, dan orasi bergantian terdengar di tengah kerumunan. Lalu, apa sebenarnya pemicu dari demo ini?

    Bukan tanpa alasan, warga mengaku sudah lama merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah daerah di bawah komando Sudewo seiring kebijakannya yang memberatkan.

    Isu-isu seperti penanganan infrastruktur, tata kelola pemerintahan, hingga dugaan kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat menjadi sorotan utama.

    Berita Terkait  Pemakzulan Bupati Sudewo Tak Dilanjutkan? DPRD Pati Malah Pilih Ini

    Gelombang protes ini seakan menunjukkan bahwa jarak antara aspirasi warga dan tindakan pemerintah semakin lebar. Apalagi tingkah Sudewo yang kerap menantang warga.

    Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pati memberikan respon tersendiri atas tuntutan tersebut. Bahkan Sudewo menolak untuk mundur dari jabatannya sebagai bupati.

    Namun, opini publik sudah telanjur terbelah ada yang mendukung aksi demo sebagai bentuk kontrol sosial, ada pula yang menganggap seharusnya masalah diselesaikan lewat jalur dialog.

    Meski begitu, fakta bahwa puluhan ribu orang rela berkumpul di jalan menunjukkan bahwa persoalan ini bukan hal sepele, dan wajar saja jika akhirnya menjadi perhatian media nasional.

    Aksi ini dipicu oleh kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250% pada 2025.

    Walau secara resmi kenaikan maksimal masih sesuai regulasi dan tidak semua objek pajak terkena tarif sebesar itu, kebijakan tersebut dianggap terlalu memberatkan dan mengejutkan warga.

    Berita Terkait  Pemakzulan Bupati Sudewo Tak Dilanjutkan? DPRD Pati Malah Pilih Ini

    Ketegangan semakin meningkat saat Bupati Sudewo diberitakan mengatakan warga boleh turun ke jalan, bahkan kalau sampai 5.000 hingga 50.000 orang.

    Pernyataan ini memancing kemarahan karena dianggap arogan dan tidak menghargai aspirasi publik, sehingga memicu aksi protes yang sangat luas.

    Rabu pagi itu demo pun pecah. Ribuan warga berkumpul di depan Pendopo Kabupaten Pati. Aksi ini diinisiasi oleh tokoh masyarakat setempat.

    Dihimpun dari berbagai sumber, demo yang berlangsung ricuh ini tidak hanya menyoroti satu persoalan. Ada beberapa tuntutan yang ikut disuarakan, seperti:

    • Menuntut Bupati Sudewo mundur

    • Menolak sistem sekolah lima hari

    • Menolak renovasi Alun-Alun Pati senilai Rp2 miliar

    • Menolakan pembongkaran Masjid Alun-Alun

    • Menolak proyek videotron senilai Rp1,39 miliar

    Aksi yang awalnya berjalan damai ini berubah tegang saat massa merasa diabaikan oleh pejabat. Terjadilah kericuhan botol, tomat busuk, dan tiang bendera dilemparkan.

    Berita Terkait  Pemakzulan Bupati Sudewo Tak Dilanjutkan? DPRD Pati Malah Pilih Ini

    Aparat merespons dengan gas air mata. Beberapa mobil dinas dibakar, pagar roboh, dan sejumlah jurnalis kesulitan meliput karena asap.

    Kabar mengejutkan datang dari DPRD Pati yang menyebut ada dua korban jiwa dalam aksi ini dikenal sebagai S dan Z meski masih dalam proses verifikasi oleh Polda Jateng

    Pemerintah daerah langsung bergerak cepat Bupati Sudewo akhirnya menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

    Pemerintah pusat, menyatakan bahwa penentuan tarif PBB-P2 memang merupakan domain daerah, namun tetap menegaskan akan dilakukan evaluasi di tingkat provinsi.

    Nah bagi yang penasaran soal demo Pati karena apa? Ini disebabkan usulan kenaikan PBB-P2 yang mengubah nasib banyak warga, ditambah pernyataan Bupati yang dinilai memantik emosi.

    Meskipun beberapa tuntutan sudah dibatalkan, aksi rakyat menunjukkan bahwa respon pemerintah tak hanya soal membalik keputusan tapi juga soal mendengar dan merangkul aspirasi rakyat.

    Bupati Pati Demo Ricuh Kabupaten Pati Polda Jateng Provinsi Jateng Sudewo
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAri Lasso Kecewa dengan WAMI Imbas Royalti Lagu yang Kecil
    Next Article Animasi Merah Putih One for All Batal Tayang, Benarkah?
    Dila Nashear
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram
    • LinkedIn

    Mulai berkarir menjadi Jurnalis profesional di media cetak hingga online sejak tahun 2012 hingga sekarang.

    Related Posts

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.