Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Dengan Semangat Nasionalisme, Galakkan Gerakan Makan Ikan
    Ekonomi

    Dengan Semangat Nasionalisme, Galakkan Gerakan Makan Ikan

    August 4, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dengan Semangat Nasionalisme, Galakkan Gerakan Makan Ikan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com ─ Fenomena umum industri di masa pandemi Covid-19 ini adalah harga bahan baku tetap, sedangkan penjualan cenderung turun. Masalah tersebut juga dialami Poniran dalam menjalankan usaha di sektor kelautan dan perikanan. Namun, semangat nasionalismenya justru mendorong pemerintah untuk kembali menggalakkan gerakan makan ikan.

    Poniran Al Fahrudin nama lengkapnya. Selama 10 tahun terakhir, warga Padureso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah ini, telah menggeluti budidaya Ikan Nila. Dia tahu betul potensi Waduk Wadaslintang yang masuk dalam dua wilayah kabupaten, yaitu Kebumen dan Wonosobo.

    Pemahamannya tentang budidaya ikan tumbuh seiring pengalaman. “Setelah berkeluarga, saya masuk perusahaan asing yang membudidaya Nila. Lalu meniru usahanya. Orang asing aja bisa, masa kita yang punya air gak bisa,” kisahnya, Selasa (3/8), saat dihubungi melalui telepon seluler.

    Dengan Semangat Nasionalisme, Galakkan Gerakan Makan Ikan 2
    Budidaya ikan Nila untuk menggalakkan gerakan makan ikan (Istimewa)

    Nasionalisme sudah sejak lama mendarah daging dalam diri pria berusia 50 tahun ini. Pengalaman ikut bekerja di perusahaan asing bukan lantas hanya kisah inspiratif semata, melainkan Ia buktikan dengan keberhasilan mengembangkan sendiri usaha budidaya ikan.

    Dulu, Ia melanjutkan kisahnya, setiap pekan bisa menimbang ikan untuk dilempar ke pembeli. Banyak juragan yang mengantre hasil budidayanya. Tentu saja Ia membutuhkan modal tambahan agar bisa memperbesar usaha. Gayung bersambut, pada Oktober 2018, Ia resmi menjadi debitur dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePenjualan Hyundai-Kia naik 26 persen di Amerika Serikat pada Juli
    Next Article Penjualan melemah, Infiniti Q60 di ujung tanduk
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.