Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Adat Sumbersari Garap Peternakan Babi Berbasis Krama
    Ekonomi

    Desa Adat Sumbersari Garap Peternakan Babi Berbasis Krama

    June 4, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Adat Sumbersari Garap Peternakan Babi Berbasis Krama 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Desa Adat Sumbersari Garap Peternakan Babi Berbasis Krama 2
    Peternak babi di Sumbersari, Desa/Kecamatan Melaya menyemprotkan cairan disinfektan di kandang untuk mencegah penyakit pada ternak. (BP/Istimewa)

    NEGARA, BALIPOST.com – Upaya untuk membantu perekonomian Krama dan Desa Adat melalui BUPda (Baga Praduwen Desa Adat) dilakukan Desa Adat Sumbersari dengan peternakan babi yang berbasis Krama. Usaha peternakan dengan konsep pemberian bantuan berupa bibit dan pakan, pendampingan dan pengawasan ternak menyasar krama adat ekonomi menengah ke bawah. Saat ini telah berjalan beberapa bulan, dan telah tersalurkan 40 ekor lebih di 13 peternak babi.

    Bendesa Sumbersari, I Ketut Subanda, mengatakan usaha untuk Krama ini merupakan salah satu upaya menopang menambah pendapatan Krama yang disokong dari Desa Adat. Dalam usaha ini, krama adat yang akan beternak Babi tidak mendapatkan uang, melainkan barang dalam usaha ternak. Baik itu bibit, pakan hingga pelayanan selama beternak itu.

    Pembayaran dilakukan setelah siklus beternak selesai (bayar panen). Hal ini berkaca pada masa pandemi, banyak warga yang terdampak dan menjadi peternak memanfaatkan lahan menjadi salah satu tambahan pendapatan. “Sekarang sudah jalan, dan Krama semangat menjadi peternak. Kita memberikan pendampingan, termasuk antisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK),” ujar Subanda.

    Salah satu upaya antisipasi PMK dengan rutin membersihkan kandang juga menggencarkan penyemprotan disinfektan selain memperhatikan pakan babi yang berkualitas. Para anggota peternak diberikan pendampingan dan modal usaha. “Kami dampingi mulai dari awal usaha hingga penjualan.
    Untuk mencegah penyakit juga ada pendampingan dari tim bupda. Pakan juga kami sediakan. Nanti itu semua diakumulasikan. Pendampingan agar usaha menghasilkan dengan maksimal juga tetap kami lakukan,” katanya.

    Demikian juga peternak yang merugi juga diatur dalam perarem. Jika rugi karena wabah penyakit Bupda akan memberikan subsidi. Namun jika karena kelalaian dari peternak itu menjadi tanggung jawab peternak.

    Subanda berharap para peternak di bawah Bupda Desa Adat Sumbersari bisa sukses. Meski wabah PMK tetap menjadi ancaman.

    Diharapkan pasar lokal masih menjanjikan. “Rencana awal memang mau dikirim ke Jawa dan kami sudah cari relasi. Tapi situasi sulit seperti sekarang ini. Jadi kita menyasar pasar lokal. Kami juga berharap pihak terkait melakukan antisipasi untuk pencegahan agar ternak dari luar Bali tidak membawa wabah ke Bali,” pungkasnya.

    Salah seorang peternak dari Banjar Sumbersari, Desa Melaya I Komang Latra Jana mengatakan untuk mencegah penyakit dia rutin menyemprot disinfektan di kandang. Bahkan untuk pengelolaan limbah dia membuat septic tank. “Masing-masing kandang saya buatkan septic tank. Saya punya 4 los penampungan babi. Sekarang lagi terisi 3 ekor indukan dan 13 babi usia 2 bulan. Jadi sejumlah itu saya buatkan septic tank karena ini untuk mencegah bau dan lalat. Juga menghindari penyakit,” jelasnya.

    Dari pendampingan juga disediakan dokter dan segera diberikan obat-obatan. Untuk menghasilkan babi yang berkualitas dengan pertumbuhan yang baik, pihaknya sangat memperhatikan pakan babi. Jika dipelihara dengan baik 4 bulan sudah panen dan bisa mencapai berat 1 kwintal (100 kilogram). (Surya Dharma/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTerinspirasi cabai, Porsche rilis 911 khusus untuk Indonesia
    Next Article Dari Hak Waris Wanita hingga Kenyamanan Wisatawan ke Ubud
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.