Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Adat Tukadaya Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
    Ekonomi

    Desa Adat Tukadaya Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

    October 17, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Adat Tukadaya Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Desa Adat Tukadaya Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber 2
    Suasana di Desa Adat Tukadaya. (BP/olo)

    NEGARA, BALIPOST.com – Desa Adat Tukadaya yang berada di Kecamatan Melaya, mendukung upaya pengelolaan sampah berbasis sumber dengan mengembangkan pertanian organik. Potensi perkebunan dan pertanian di desa yang berada di perbatasan Kecamatan Melaya dan Negara ini cukup besar. Dengan memanfaatkan sampah organik, desa berupaya menjadikan pupuk organik dalam pengelolaan sampah.

    Langkah ini sebagai salah satu menjaga lingkungan (palemahan) dan diharapkan juga dapat menyadarkan warga pentingnya menjaga lingkungan. Sejalan dengan program Gubernur Bali, Wayan Koster, “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dalam pengelolaan lingkungan khususnya sampah dari skup terkecil. Desa Adat juga berupaya mengatur dengan perarem untuk pengelolaan sampah berbasis desa.

    Bendesa Adat Tukadaya, I Made Widana mengatakan, pengelolaan sampah selain mendukung pemerintah, Bali bersih sampah, menjaga lingkungan, juga menyuplai kebutuhan pupuk bagi krama khususnya untuk pertanian dan perkebunan. Pemilahan sampah organik dan anorganik akan dimaksimalkan sehingga dari sampah organik dapat diolah menunjang pertanian dan perkebunan. Menurut Widana, sampah yang dihasilkan dalam satu desa baik itu sampah dari dedaunan maupun kotoran hewan peliharaan cukup banyak. Bila dikelola dengan baik, akan bermanfaat bagi masyarakat. “Untuk pengelolaan sampah ini memang perlu kesadaran bersama. Yang paling penting bersama-sama membentuk kesadaran krama menjaga lingkungan sekitar khususnya tata kelola sampah,” kata Widana.

    Dengan kontur wilayah pedesaan, sebagian besar warga memiliki hewan ternak. Kotoran ternak dapat dijadikan bahan campuran untuk pupuk organik dan hasilnya akan digunakan menunjang pertanian dan perkebunan.Sedangkan pengelolaan sampah anorganik, menurutnya memang perlu tempat dan harapannya nanti dapat mengurangi residu sampah keluar desa atau ke TPA.

    Lebih jauh lagi, nantinya bisa dikelola menjadi produk dari Baga Utsaha Praduwen Desa Adat (Bupda). Namun, yang utama adalah untuk kepentingan krama desa adat. Baru nantinya komersial bilamana produksi banyak. Kebutuhan pupuk organik untuk pertanian dan perkebunan warga akhir-akhir ini sangat diperlukan. Pola pertanian dengan mengurangi pupuk kimia dan perlahan diganti Organik.

    Desa Adat Tukadaya merupakan salah satu Desa Adat yang berada di perbatasan Kecamatan Melaya dan Negara. Terdapat 2.300 jiwa krama yang terbagi menjadi lima banjar adat di antaranya Banjar Adat Munduk Ranti, Banjar Adat Berawantangi Taman, Banjar Adat Dharma Sentana, Banjar Adat Dharma Kusuma dan Banjar Adat Danu Santika. Desa adat ini berada di ujung Timur Kecamatan Melaya. (Surya Dharma/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDari Leher dan Punggung Remaja Ditusuk hingga Gempa Dangkal Guncang Lombok
    Next Article Resesi Global Mengancam, Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.