Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa di Tabanan Ini Kembangkan Beras Tridatu
    Ekonomi

    Desa di Tabanan Ini Kembangkan Beras Tridatu

    December 31, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa di Tabanan Ini Kembangkan Beras Tridatu 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Desa di Tabanan Ini Kembangkan Beras Tridatu 2
    Suasana di Desa Tajen, Tabanan. (BP/Istimewa)

    TABANAN, BALIPOST.com – Kabupaten Tabanan dikenal sebagai lumbung beras dan pangannya Bali, tak salah jika terus melakukan inovasi. Seperti yang dilakukan Desa Tajen, yang mengembangkan beras tridatu. Hasilnya nanti akan dikerjasamakan dengan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS).

    Perbekel Desa Tajen, I Gusti Made Sukerta mengatakan, pengembangan beras Tridatu ini bagian dari upaya mensejahterakan petani. Disamping menjaga ketahanan pangan di desa Tajen. Beras tersebut yakni beras merah cendana, beras merah arumba, beras 05 (putih) dan beras hitam.

    Sebagai awal pengembangan telah dilakukan panen di luas 20 are untuk beras merah arumba, Jumat (30/12). Sementara, beras merah cendana, beras hitam dan beras 05 masih menunggu panen dalam beberapa hari mendatang.

    Pengembangan ini dilakukan karena di tahun 2022 desa dialokasikan dana sebesar Rp146 juta. Program berkelanjutan akan dilakukan di tahun 2023. Bahkan bibit yang dihasilkan di tahun 2022 akan dijadikan pengembangan lanjutan.

    Gusti Sukerta menambahkan, luas Subak Tajen 117 hektar diharapkan pengembangan ini nantinya terbiasa dilakukan oleh seluruh petani. Karena dari segi hasil khusus beras merah umbara memang menjanjikan, sebab dari 28 are yang dipanen petani dapatkan 800 kilogram padi dengan perlakuan semi organik.

    Menurutnya, masa tanam tiga beras yang dikembangkan ini tak sampai memakan waktu 6 bulan. Umurnya 105 sudah siap panen sehingga dalam setahun bisa dilakukan panen 2 kali. “Tidak seperti beras di Jatiluwih, sehingga harapan kami petani serempak ikut mengembangkan,” katanya.

    Bahkan dalam pengembangan padi tridatu ini, Desa Tajen juga dibantu untuk mewujudkan ketahanan pangan dari Kodim 1619/Tabanan. Panen padi demplot umbara ini dibantu Danramil Penebel dan sejumlah muspika di Kecamatan Penebel. (Puspawati/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUbah Gaya Hidup Boros, Berikut 6 Tips Berhemat
    Next Article Film-film Indonesia yang Ramaikan Festival Luar Negeri 2022
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.