Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Wisata jadi Magnet Baru Sektor Pariwisata
    Ekonomi

    Desa Wisata jadi Magnet Baru Sektor Pariwisata

    October 10, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Wisata jadi Magnet Baru Sektor Pariwisata 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pariwisata bisa menggairahkan perekonomian daerah. Caranya? Mengembangkan desa wisata. Perekonomian lokal berputar kembali asalkan protokol kesehatan Covid-19 dijalankan dengan tertib.

    Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) Andi Yuwono menyatakan, pengembangan desa wisata menjadi magnet baru bagi sektor pariwisata. Sejak persebaran virus SARS-CoV-2 kian tidak terkendali, industri wisata terpuruk. Namun, desa wisata bisa menjadi cara untuk mendongkrak kembali kinerja pariwisata.

    “Harus ada daya tarik yang orientasinya adalah wisatawan lokal,” papar Andi tentang kriteria desa wisata Jumat (9/10).

    Dengan berorientasi pada wisatawan lokal, pariwisata bisa tetap menggeliat meski sedang pandemi Covid-19. Sebab, konsep desa wisata adalah dari dan untuk masyarakat setempat dan sekitarnya.

    Data Asidewi menyebutkan bahwa saat ini ada 1.302 desa wisata di seluruh Indonesia. Enam peringkat teratas adalah 138 desa wisata di Jawa Barat (Jabar), 132 di Jawa Tengah (Jateng), 114 di Jawa Timur (Jatim), 92 di Nusa Tenggara Timur (NTT), 87 di Sumatera Utara (Sumut), dan 57 di Jogjakarta.

    Posisi desa wisata berada di lingkup usaha mikro dan kecil. Secara nasional, ada 63.350.222 unit usaha mikro (98,68 persen dari total usaha) yang menyerap 107.376.540 tenaga kerja (89,04 persen). Adapun usaha skala kecil, tercatat ada 783.132 unit (1,22 persen) dan menyerap 5.831.256 pekerja (4,84 persen).

    Sinergi pelaku wisata dalam mengembangkan potensi wisata akan lebih meningkatkan potensi desa. “Terutama dengan memanfaatkan unsur-unsur pentahelix. Yaitu, akademisi, bisnis, community, government, dan media,” ungkap Andi.

    Terpisah, Pembina Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jatim Bambang Priambodo menegaskan perlunya tetap mengembangkan potensi desa wisata pada masa pandemi. Sebab, geliat ekonominya berdampak langsung terhadap usaha mikro dan kecil.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTimbulkan Banyak Kasus Positif Covid-19
    Next Article Bamsoet Bahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja hingga Vaksinasi Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.