Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dewan Keamanan PBB Desak Gencatan Senjata di Afganistan
    News

    Dewan Keamanan PBB Desak Gencatan Senjata di Afganistan

    April 1, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dewan Keamanan PBB Desak Gencatan Senjata di Afganistan

    Kelompok Taliban

    New York, Jurnas.com – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak gencatan senjata di Afganistan, sebagaimana seruan Sekretaris Jenderal PBB di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19), guna memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan ke seluruh negara.

    DK PBB mengeluarkan pernyataan pers setelah briefing tertutup oleh wakil khusus PBB, Ingrid Hayden yang menyebut bahwa Afganistan akan duduk bersama dengan Taliban untuk mencapai kata sepakat.

    “Pilihan ini dibuat jelas oleh ancaman Covid-19 yang mencakup semuanya, yang menimbulkan bahaya besar bagi kesehatan populasi Afghanistan dan, berpotensi, bagi stabilitas lembaga-lembaganya,” katanya dikutip dari Associated Press pada Rabu (1/4).

    Sementara Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan lawan politiknya Abdullah Abdullah telah terlibat dalam pergulatan kekuasaan sejak pemilihan September lalu, dan keduanya menyatakan diri mereka sebagai presiden dan mengadakan upacara pelantikan paralel pada awal Maret.

    Perselisihan ini membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan ancaman akan memotong US$1 miliar dalam bantuan ke Afghanistan, jika keduanya tidak dapat menyelesaikan perbedaan mereka.

    Baca juga.. :

    • Turki dan Rusia Sepakat Gencatan Senjata di Suriah
    • Tiga Orang Tewas Bom di Afghanistan Timur
    • Konferensi Libya di Berlin Setujui Gencatan dan Embargo Senjata

    Hayden memperingatkan bahwa “dengan serangan Covid-19, banyak donor kemungkinan akan beralih ke dalam untuk memenuhi kebutuhan populasi mereka sendiri.”

    “Afghanistan perlu menunjukkan kasus yang meyakinkan untuk investasi berkelanjutan sumber daya internasional. Sekarang bukan waktunya untuk perpecahan. Sekarang adalah waktunya untuk kenegarawanan, akomodasi, dan inklusivitas,” lanjut dia.

    Persaingan dan kekacauan politik telah menghambat setiap langkah menuju pembicaraan antara pemerintah dan Taliban, perundingan yang seharusnya dilakukan berikutnya berdasarkan perjanjian damai yang ditandatangani Washington dengan para pemberontak pada Februari.

    Kesepakatan itu, yang telah disebut-sebut sebagai peluang terbaik Afghanistan untuk mengakhiri perang tanpa henti, menyerukan penarikan seluruh 13.000 tentara AS dari Afghanistan, dengan imbalan jaminan dari Taliban bahwa mereka akan melawan kelompok-kelompok militan lainnya, termasuk ekstrimis ISIS.

    Wakil duta besar Jerman Jurgen Schulz mengatakan serangan Taliban yang berkelanjutan terhadap pasukan keamanan, bertentangan dengan perjanjian Februari dengan Amerika Serikat.

    “Karena krisis korona juga telah menyebar ke Afghanistan dan kami bahkan belum dapat memperkirakan tingkat sebenarnya di sana, penghentian kekerasan bahkan lebih mendesak,” kata Schulz.

    “Pengungsi Afghanistan sudah meninggalkan Iran tanpa fasilitas medis yang diperlukan untuk merawat mereka di Afghanistan barat,” tutur dia merujuk pada tingginya jumlah kasus Covid-19 di Iran.

    “Hal yang sama mungkin terjadi dengan para pengungsi Afghanistan dari Pakistan. Ini pasti akan memperburuk krisis kesehatan,” lanjut dia.

    TAGS : Gencatan Senjata Dewan Keamanan PBB Afganistan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/69862/Dewan-Keamanan-PBB-Desak-Gencatan-Senjata-di-Afganistan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCovid-19 Global: 858.669 Positif, 178.099 Sembuh, 42.151 Meninggal
    Next Article Impor Dipersulit Israel, Palestina Produksi APD Sendiri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.