Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Dilanda Pandemi, Satu Pabrik di Jembrana Tutup
    Ekonomi

    Dilanda Pandemi, Satu Pabrik di Jembrana Tutup

    May 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dilanda Pandemi, Satu Pabrik di Jembrana Tutup 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dilanda Pandemi, Satu Pabrik di Jembrana Tutup 2
    I Komang Suparta. (BP/olo)
    Dilanda Pandemi, Satu Pabrik di Jembrana Tutup 3

    NEGARA, BALIPOST.com – Dampak pandemi COVID-19 mulai dirasakan di sektor industri di Kabupaten Jembrana. Salah satu pabrik yang bergerak pengolahan bahan bekas tutup sejak beberapa bulan terakhir.

    Bahkan tenaga kerja belum menerima upah selama dua bulan berikut THR mereka. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana, I Komang Suparta, Kamis (20/5), mengatakan tutupnya pabrik tersebut menurutnya sudah sebelum April.

    Bidang Tenaga Kerja menerima laporan dari karyawan terkait tuntutan gaji mereka yang belum dibayar berikut THR. “Laporan itu sudah sebelum posko pengaduan THR kita buka, dan kita sudah beberapa kali melakukan mediasi. Belum ada titik temu (terkait upah karyawan),” kata Suparta didampingi Kabid Hubungan Industrial, Puji Astuti.

    Teranyar, mediasi dilakukan melalui online melibatkan puluhan karyawan dan pemilik perusahaan. Karyawan mendengarkan langsung dari pemilik bahwa saat ini tengah berupaya memenuhi kewajiban upah karyawan.

    Dinas juga telah melaporkan permasalahan hubungan industrial ini ke Provinsi, setelah beberapa kali mediasi masih belum ada titik temu. Pabrik pengolahan di Kecamatan Negara ini sudah tutup atau tidak beroperasi dan lebih dari 50 karyawan sudah tidak bekerja.

    Dari keterangan di awal, pabrik sudah tidak bisa beroperasi karena terdampak pandemi COVID-19.
    Namun, menurutnya dari sekitar 380 perusahaan di Jembrana, yang mengalami tutup ini hanya satu pabrik itu saja.

    Di beberapa perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor perikanan seperti pabrik pengolahan ikan dalam kaleng maupun lainnya masih bisa bertahan. Bahkan beberapa perusahaan atau pabrik dapat menampung tenaga kerja baru selama pandemi.
    “THR juga bisa dibayarkan tepat waktu, artinya lebih tertib,” katanya. (Surya Dharma/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDucati segarkan Hypermotard 950 sesuai dengan Euro5
    Next Article Terkait Kecelakaan KM Bandar Nelayan, Ini Kata KSOP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.