Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Dinas Pertanian dan Pangan Badung Panen Bawang Merah di Subak Munggu
    Ekonomi

    Dinas Pertanian dan Pangan Badung Panen Bawang Merah di Subak Munggu

    September 11, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dinas Pertanian dan Pangan Badung Panen Bawang Merah di Subak Munggu 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dinas Pertanian dan Pangan Badung Panen Bawang Merah di Subak Munggu 2
    Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung bersama BSIP berhasil mendorong petani di Subak Munggu, Mengwi, Badung mengembangkan budidaya bawang merah untuk memenuhi kebutuhan pasar. (BP/Ist)

    DINAS Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung bersama Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) berhasil mendorong petani di Subak Munggu, Mengwi, Badung mengembangkan budidaya bawang merah. Langkah ini guna memenuhi kebutuhan pasar, pengendalian inflasi dan meningkatkan pendapatan petani setempat, di tengah ancaman dampak El Nino dan alih fungsi lahan.

    Hal itu diungkapkan, Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana saat panen bersama bawang merah seluas 1 hektar di Subak Munggu, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Senin (11/9).

    Menurut Wijana, pihaknya terus mendorong petani di Badung untuk bisa melaksanakan budidaya berbagai komoditi pertanian yang dibutuhkan setiap hari oleh masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan tanaman pangan dan hortikultura yang dibiayai dari APBD Badung.

    “Ini guna meringankan biaya produksi yang semakin mahal sekaligus meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Alasan dipilihnya subak Munggu sebagai lokasi pengembangan bawang merah, kata Wayan Wijana lantaran Subak Munggu menghadapi ancaman alih fungsi lahan yang sulit dibendung. Selain itu, juga sebagai bentuk insentif bagi petani yang mampu mempertahankan lahan pertaniannya.

    “Bawang merah juga sangat cocok dikembangkan di daerah ini, terbukti tingkat produktivitas mencapai 17,57 ton/hektar,” terangnya seraya menambahkan jika dibandingkan dengan hasil gabah, pengembangan bawang merah jauh lebih menguntungkan bagi petani mencapai sekitar Rp. 2 juta/are.(Adv/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFord dan Apple jalin kerja sama dalam perutean untuk F-150 Lightning
    Next Article TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali Berpartisipasi dalam Kegiatan Rakornas di Jakarta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.