Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dituduh "Hate Speech", Wakil Menteri Polandia Mundur
    News

    Dituduh "Hate Speech", Wakil Menteri Polandia Mundur

    August 20, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dituduh "Hate Speech", Wakil Menteri Polandia Mundur

    Wakil Menteri Kehakiman Polandia, Lukasz Piebiak (Foto: AP)

    Warsawa, Jurnas.com – Wakil Menteri Kehakiman Polandia, Lukasz Piebiak, mengundurkan diri pada Selasa (20/8), setelah muncul tuduhan bahwa dia mendorong kampanye ujaran kebencian (hate speech) terhadap hakim yang kritis terhadap pemerintah.

    Dalam sebuah pernyataan, Piebiak mengundurkan diri demi kepentingan pemerintah. Dia juga berencana untuk menuntut salah portal berita, yang menerbitkan tuduhan terhadapnya, serta pencemaran nama baik.



    Sebelumnya, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menuntut penjelasan dari Menteri Kehakiman Zbigniew Ziobro, setelah laman `Onet` menerbitkan laporan soal Piebiak.

    Dalam artikel itu, Piebiak dituduh mendorong pengguna media sosial untuk mendiskreditkan sekitar 20 hakim yang kritis terhadap pemerintah, termasuk ketua asosiasi hakim independen Iustitia.

    Baca juga.. :

    • Kepolisian Malaysia Panggil Zakir Naik terkait Ujaran Kebencian
    • AS Kirim 1.000 Tentara Tambahan ke Polandia
    • Uni Eropa Kecam Penangkapan Aktivis yang Suarakan Anti Pemerintah

    Tudingan itu dianggap memalukan bagi pemerintah sayap kanan, jelang pemilihan pada Oktober mendatang. Awal bulan, pembicara parlemen juga mengundurkan diri terkait skandal penggunaan jet pemerintah untuk kepentingan pribadi.

    Menurut laporan Onet, Piebiak yang merupakan seorang hakim, memberikan data pribadi dan alamat para hakim kepada salah satu pengguna daring bernama Emilia. Hal itu dinilai melanggara hukum, dan jaksa Warsawa berjanji akan membuka penyelidikan atas tuduhan itu.

    Portal itu juga menerbitkan pertukaran tertulis antara keduanya, di mana Piebiak menjamin kekebalan Emila “untuk melakukan hal-hal yang baik.”

    Dikutip dari Associated Press, Emilia dikabarkan meminta kenaikan gaji, mengutarakan bahwa dia sering melakukan pekerjaan semacam itu, dan memperoleh bayaran.

    Sebagai gantinya, dia menawarkan untuk menyebarluaskan informasi mendiskreditkan tentang para hakim kepada media yang dikelola negara, dan di kalangan peradilan.

    TAGS : Wakil Menteri Polandia Lukasz Piebiak Ujaran Kebencian

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57928/Dituduh-Hate-Speech-Wakil-Menteri-Polandia-Mundur/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCak Imin: Saya Bersedia Memimpin PKB 2019-2024
    Next Article Dua Candaan Jokowi Bikin Muktamar PKB Riuh
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.