Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Ditutup Sejak 2020, China Beri Kesempatan Warganya Melancong ke LN
    International

    Ditutup Sejak 2020, China Beri Kesempatan Warganya Melancong ke LN

    October 11, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ditutup Sejak 2020, China Beri Kesempatan Warganya Melancong ke LN 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ditutup Sejak 2020, China Beri Kesempatan Warganya Melancong ke LN 2
    Pesawat Air China terlihat di landasan parkir Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA), 10 Juli 2022. (BP/Dokumen Antara)

    BEIJING, BALIPOST.com – Pihak berwenang China memberikan kesempatan kepada warganya untuk melancong ke luar negeri setelah sejak 2020 melakukan penutupan karena COVID-19. Kebijakan terbaru sejak pandemi itu dikeluarkan setelah Dewan Negara China mengizinkan beberapa investor asing yang bergerak di bidang perjalanan wisata di Shanghai dan Chongqing untuk menjual paket perjalanan wisata ke luar negeri, kecuali ke Taiwan.

    Kedua kota itu merupakan dua proyek percontohan untuk uji coba penanganan paket wisata ke luar negeri, dikutip dari Kantor Berita Antara, Selasa (11/10).

    Kebijakan tersebut mulai berlaku untuk agen perjalanan wisata di Shanghai dan Chongqing pada Sabtu (8/10) hingga 8 April 2024. Proyek percontohan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama China dengan beberapa negara dan wilayah lain.

    Sebelum Dewan Negara –kabinet China– mengeluarkan kebijakan terbaru, agen perjalanan wisata yang dimodali asing tidak diizinkan menjual paket perjalanan wisata kepada konsumennya di China ke luar negeri, termasuk ke Hong Kong, Makau, dan Taiwan.

    Penutupan akses wisatawan China ke luar negeri berlangsung sejak pandemi COVID-19 mulai merebak pada awal 2020.

    Penyesuaian kebijakan ini diperlukan untuk mengoptimalkan pengelolaan pasar pariwisata, kata Cheng Chaogong, peneliti senior Tongcheng Travel, seperti dikutip laman berita The Paper.

    Selain itu, ujarnya, penyesuaian itu juga sangat penting bagi perkembangan pariwisata nasional dalam empat tahun ke depan karena biro perjalanan harus meningkatkan profesionalisme dan inovasi selama periode tersebut.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKepala BNPB Minta Semua Pihak Siaga Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem
    Next Article Kiat Denada Pelihara Kesehatan Mental dengan Berlatih Zumba
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.