Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Doni Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Jauhi Kerumunan
    News

    Doni Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Jauhi Kerumunan

    November 16, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Doni Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Jauhi Kerumunan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta masyarakat untuk selalu patuh menerapkan protokol kesehatan. Menurut Doni, tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan melawan Covid-19 tidak mudah menanganinya.

    “Dokter yang telah bertugas berbulan-bulan di Rumah Sakit Wisma Atlet dengan kostum lengkap APD dan masker N95 dan juga kacamata medis, ini supaya mengingatkan kita betapa sulitnya tugas yang dilakukan oleh para dokter selama minimal sembilan jam atau delapan jam tanpa henti, harus menggunakan hasma,” kata Doni dalam siaran BNPB, Senin (16/11).

    Doni mengungkapkan, betapa sulitnya tenaga kesehatan menangani pandemi Covid-19. Terlebih, berdasarkan catatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah 160 dokter menjadi korban keganasan Covid-19.

    “Sudah 160 orang dokter yang gugur belum lagi tenaga kesehatan lainnya seperti perawat bidan petugas lab dan juga petugas petugas medis lainnya,” ujar Doni.

    Doni juga mengingatkan, agar masyarakat selalu patuh menerapkan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer. Dia pun menegaskan, agar masyarakat betul-betul dapat menghindari kerumunan.

    “Sekali lagi mengajak seluruh komponen masyarakat untuk betul-betul patuh kepada protokol kesehatan khususnya yang berhubungan dengan terjadinya kerumunan,” ucap Doni.

    Menurut Doni, setiap aktifitas kerumunan bisa menimbulkan penularan. Ia menyebut, mereka yang mengadakan acara kegiatan dengan menghadirkan banyak massa tidak hanya mendapat sanksi di dunia tapi juga akan diminta pertanggungjawaban kelak di akherat.

    “Di kemudian hari akan mendapatkan permintaan pertanggungjawaban dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu rentan terjadi penularan mungkin,” pungkasnya.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIndonesia Harus Optimis Pulihkan Ekonomi di Tengah Resesi
    Next Article Tahapan Pilkada Serentak Berpotensi Kecurangan, Ini Permintaan DKPP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.