Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tahapan Pilkada Serentak Berpotensi Kecurangan, Ini Permintaan DKPP
    News

    Tahapan Pilkada Serentak Berpotensi Kecurangan, Ini Permintaan DKPP

    November 17, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tahapan Pilkada Serentak Berpotensi Kecurangan, Ini Permintaan DKPP 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tahapan Pilkada Serentak Berpotensi Kecurangan, Ini Permintaan DKPP 2
    Prof. Teguh Prasetyo. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Prof. Teguh Prasetyo mengakui, seluruh tahapan Pilkada 2020 memiliki potensi kecurangan. Oleh karena itu, pihaknya meminta penyelenggara pemilu mengedepankan netralitas dan independensi.

    Bahkan Prof Teguh yang juga sebagai Guru Besar Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga tersebut, tak memungkiri kalau setiap penyelenggara pemilu akan menghadapi berbagai godaan. Godaan yang tergolong berat itu mulai dari janji kekuasaan, materi hingga gratifikasi.

    Untuk itu, supaya mereka mempunyai daya tahan, tidak gampang tergoda, maka harus memiliki satu pijakan. “Inilah sebagai tanggung jawab kami di DKPP yang lebih besar. Bagaimana membangun suatu pijakan filsafat, supaya didalam pijakan filsasat itu, penyelenggara pemilu mempunyai jati diri sebagai sosok penyelenggara yang netral, independen dan tidak memihak,” tegasnya saat Ngetren Media: Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media, di Sanur, Senin (16/11).

    Sebagai penyelenggara pemilu lanjut dia, harus netral dan tidak memihak. Oleh sebab itu upaya mereka bisa bekerja dengan cara berpegang pada prinsip penyelenggara pemilu, dikembangkan pikiran berpijak kepada nilai-nilai filsafat Pemilu, yaitu yang dijabarkan dari nilai-nilai Pancasila. “Supaya mereka punya pondasi,” ucapnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDoni Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Jauhi Kerumunan
    Next Article Klub mobil Honda berikan fasilitas cuci tangan di lima halte TJ
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.