Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»DPR Minta Pemerintah Jelaskan Alasan Perusahaan Stafsus Presiden Ikut Serta Dalam Proyek Triliunan
    News

    DPR Minta Pemerintah Jelaskan Alasan Perusahaan Stafsus Presiden Ikut Serta Dalam Proyek Triliunan

    April 16, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    DPR Minta Pemerintah Jelaskan Alasan Perusahaan Stafsus Presiden Ikut Serta Dalam Proyek Triliunan

    Anggota Komisi IX, Saleh Partaonan Daulay.

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah untuk menjelaskan secara terbuka perekrutan lembaga pelatihan Kartu Prakerja, termasuk keterlibatan perusahaan start up, Ruangguru dalam proyek Kartu Prakerja senilai Rp 5,6 Triliun tersebut.

    Pasalnya, salah satu pendiri Ruangguru, Adamas Belva Devara merupakan salah satu staf khusus (Stafsus) Presiden Jokowi dari kalangan milenial.

    “Ruangguru ini kan diketahui adalah milik salah seorang staf khusus presiden. Dan sekarang banyak dipertanyakan oleh masyarakat. Apakah startup ruangguru ini sudah mengikuti seleksi sebelumnya? Atau ditetapkan saja oleh PMO (project management officer)?” tanya Saleh, Kamis (16/04/2020).

    Menurut Saleh, informasi mengenai seleksi lembaga pelatihan untuk kartu prakerja sangat terbatas.

    “Saya tidak tahu apakah ada pendaftaran dan seleksi pada lembaga pelatihan yang ingin bergabung? Setidaknya, informasi terkait keterlibatan lembaga-lembaga pelatihan dalam program kartu Prakerja dinilai sangat terbatas,” katanya.

    Baca juga.. :

    • PAN: Luhut Tak Punya Empati pada Korban Covid-19
    • Lestari Moerdijat : "Pelaksanaan Kartu Prakerja Harus Transparan"
    • Hingga Minggu Sore, 1,4 Juta orang Daftar Kartu Prakerja

    Untuk itu, Saleh meminta pemerintah untuk segera menjelaskan dengan detail dan transparan kepada masyarakat.

    Hal ini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan perdebatan dan kecemburuan bagi lembaga – lembaga pelatihan yang ada.

    “Pemerintah diminta untuk memberikan penjelasan. Dengan begitu, program ini dapat dilaksanakan dan mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat,” katanya.

    Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR ini mengatakan, kartu Prakerja sejatinya sangat diharapkan untuk dapat mendatangkan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Oleh karena itu, program tersebut harus direncanakan secara matang. Semua aspek terkait harus dipelajari dengan baik.

    Selain soal anggarannya, ada banyak hal lain yang sangat perlu diperhatikan pada program kartu prakerja tersebut.

    Antara lain, soal kepesertaan, proses seleksi, persebaran kepesertaan, metode pelatihan, lembaga pelatihan, dan link and match-nya dengan dunia usaha.

    Dari sekian banyak hal yang perlu diperhatikan tersebut, tentu keberadaan lembaga pelatihan perlu disoroti secara serius. Sebab, salah satu kunci keberhasilan program ini terletak pada lembaga pelatihan yang diajak kerja sama.

    Sebagaimana disebutkan pemerintah, setiap pelatihan kerja yang dilakukan, pemerintah menyiapkan 3,55 juta per orang.

    Dan dari 3,55 juta itu, 1 juta diantaranya akan dipergunakan untuk biaya pelatihan. Kelihatannya, lembaga pelatihan yang diajak bekerjasama akan mendapatkan insentif dari yang 1 juta tersebut.

    “Dengan dinaikkannya anggaran program kartu prakerja menjadi 20 Triliun, tingkat kepesertaanya pun naik. Dari yang tadinya target sasaran 2 juta orang, sekarang berubah menjadi menjadi 5,6 juta orang. Jumlah ini tentu sangat besar,” katanya.

    “Wajar kemudian jika ada orang yang mempersoalkan keterlibatan lembaga-lembaga pelatihan. Sebab, peserta yang akan dilatih 5,6 juta orang. Lalu berapa kira-kira yang akan diperoleh lembaga itu per orang? Berapa orang yang dapat dilatih oleh setiap lembaga?” Imbuh dia.

    TAGS : Ruang Guru Kartu Prakerja Saleh

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70688/DPR-Minta-Pemerintah-Jelaskan-Alasan-Perusahaan-Stafsus-Presiden-Ikut-Serta-Dalam-Proyek-Triliunan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHouthi: Covid-19 Azab karena Banyak Perempuan Lepas Jilbab
    Next Article Israel Bongkar Klinik Pengujian Virus Corona di di Yerusalem Timur
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.