Andalannews.com – Proses evakuasi jasad wanita tunarungu yang jatuh ke dalam sumur si wilayah Cigondewah Rahayu, RT001 RW006, Kelurahan Cigondewah Rahayu, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung pada Jumat, 10 Januari 2025 sore berlangsung dramatis.
Sebelum dievakuasi dari dalam sumur, petugas Damkar dari Diskar PB (Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana) Kota Bandung nenerima adanya laporan orang masuk sumur pada pukul 15.50 WIB di kawasan Cigondewah Rahayu, Kecamatan Bandung Kulon, Bandung.
Informasi yang dihimpun di lapangan, korban yang merupakan wanita tunarungu dan juga tunawicara itu bernama Neni berusia 45 tahun. Proses evakuasi dimulai pada pukul 16.05 WIB dengan mencoba memasukan besi untuk menggapai korban yang ada di dalam sumur.
Tim evakuasi lalu melakukan pemasangan alat untuk menurunkan petugas ke sumur yang memiliki kedalamam sekira 10 meter itu. Setelah melakukan serangkaian teknik, korban akhirnya bisa diangkat dari dalam sumur. Akan tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut keterangan saksi, korban hanya seorang diri di rumah tersebut. korban terakhir terlihat pada Jumat pagi sekira pukul 10.00 WIB. Karena khawatir dan tidak kunjung keluar, akhirnya pada pukul 15.00 saksi mendobrak rumah lalu mencari keberadaan korban.
Setelah mencari, saksi melihat di dalam sumur ada 1 sendal yang biasa korban gunakan. Tak lama setelah beberapa saat terlihat lagi 1 sendal yang digunakan mengapung hingga melaporkan kejadian ke Dinas Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.
Dalam proses evakuasi Tim Diskar PB Kota Bandung menurunkan 1 unit UPT Barat, dan 1 Unit Rescue. Selain itu, sejumlah unsur terkait di antaranya linmas, Babinsa, Dinkes lewilayahan, dan PMI Kota Bandung turut serta membantu saat evakuasi jasad wanita tunarungu itu.




