Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dugaan Kebocoran Data Masyarakat Harus Ditelusuri Kebenarannya
    News

    Dugaan Kebocoran Data Masyarakat Harus Ditelusuri Kebenarannya

    May 22, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dugaan Kebocoran Data Masyarakat Harus Ditelusuri Kebenarannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga bocor. Data tersebut diduga merupakan data dari BPJS Kesehatan.

    Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodharwardani meminta, dugaan kebocoran data tersebut harus ditelusuri. Sebab sangatlah merugikan jika data masyarakat Indonesia tersebut benar-benar bocor.

    “Dugaan kebocoran data penduduk harus ditelusuri kebenarannya,” ujar Jaleswari kepada wartawan, Sabtu (22/5).

    Jaleswari meminta harus ada yang bertanggung jawab jika 279 data masyarakat tersebut memang bocor. Karena data tersebut diduga telah diperjualbelikan di dunia maya.

    “Para pihak harus bertanggungjawab jika kebocoran data penduduk terbukti. Harus diusut tuntas,” katanya.

    Saat ini, pemerintah juga sedang mengaji Rancangan Undang-undang (RUU) Data Pribadi. RUU ini juga telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021.

    “Saat ini, Pemerintah mengajukan RUU Perlindungan Data Pribadi dan telah masuk Prolegnas 2021,” ungkapnya.

    Sebelumnya heboh 279 juta data penduduk Indonesia diduga bocor dan dijual di forum peretas Raid Forums pada 12 Mei 2021.

    Data itu diunggah oleh akun bernama kotz. Dalam deskripsinya, data yang dimilikinya itu terdiri dari nama lengkap, KTP, nomor telepon, email, NID, dan alamat.

    Akun itu juga memberikan 1 juta data sampel secara gratis untuk diuji dari 279 juta data yang tersedia. Bahkan, akun itu menyebut ada 20 juta data foto pribadi di dalam data yang dimilikinya itu.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePusat akan Berlakukan “Work from Bali,” Pelaku Pariwisata Lokal Tuntut Dilibatkan
    Next Article Lestarikan Satwa Langka, Perusahaan Limbah Urus Konservasi Elang Jawa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.