Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dugaan Korupsi di PT KBN, KBNU Jakarta Utara Siap Nyeruduk KPK
    News

    Dugaan Korupsi di PT KBN, KBNU Jakarta Utara Siap Nyeruduk KPK

    September 2, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dugaan Korupsi di PT KBN, KBNU Jakarta Utara Siap Nyeruduk KPK

    Keluarga Besar Nahdatul Ulama (KBNU) Jakarta Utara demo di kPK

    Jakarta, Jurnas.com – Penanganan kasus dugaan korupsi PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) terus mendapat sorotan publik.

    Keluarga Besar Nahdatul Ulama (KBNU) Jakarta Utara berencana mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menanyakan laporannya terkait 20 kasus dugaan korupsi di KBN yang diduga melibatkan Direktur Utama KBN Sattar Taba.

    “Kita akan ke sana (KPK) lagi. Kita kajian dulu dengan tim terkait teknisnya seperti apa,” ujar Koordinator Keluarga Besar Nahdatul Ulama (KBNU) Jakarta Utara, Wahyudin, Minggu (1/9/2019).

    Wahyuddin mengaku geram dengan KPK karena laporannya tidak di dalami. Padahal, kata dia, sejumlah bukti dugaan korupsi di KBN sudah diserahkan ke KPK.

    “Padahal kami sudah menyampaikan laporan dengan bukti-bukti awal. KPK tinggal memverifikasi dan memanggil Sattar Taba,” ujarnya.

    Kata Wahyudin, sejak menyerahkan berkas laporan ke KPK sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari KPK terkait kasus ini. Belum ada progres. Padahal kasus tersebut sudah cukup lama dan sudah menjadi sorotan publik.

    Bahkan tidak hanya KBNU Jakarta Utara yang melaporkan kasus ini. F-MAKI (Front Masyarakat Anti Korupsi) malah lebih dulu melaporkan kasus dugaan korupsi Sattar Taba.

    “Kasus dugaan korupsi di KBN ini lama. Padahal kasus ini juga disorot banyak media. Tapi kenapa KPK tidak memanggil pak Sattar Taba? Apakah ada unsur lain? Ini yang kita pertanyakan,” tukasnya.

    Wahyuddin mengaku geram dengan lambannya kinerja KPK dalam kasus dugaan korupsi di KBN. Bahkan dia menduga ada kekuatan politik yang menghalang-halangi kasus ini agar diendapkan. Diduga ada salah satu komisioner KPK Alexander Marwata berperan dalam mengendapkan kasus dugaan korupsi KBN.

    “Tapi kami tidak akan membiarkan kasus ini mengendap. KBNU akan datang lagi KPK. Tolong KPK serius karena hal-hal seperti itu merugikan (keuangan negara),” pinta dia.

    Sementara itu, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus meminta KPK progresif dan profesional menangani sejumlah kasus termasuk dugaan korupsi yang terjadi di KBN. Dia menegaskan banyak catatatan yang harus dibenahi KPK, meski lembaga pimpinan Agus Rahardjo tersebut sudah menjalankan tugasnya secara profesional untuk menuntaskan sejumlah dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat.

    “Sejauh ini banyak catatatan KPK seperti yang disampaikan oleh DPR. Itu yang harus dibenahi,” kata Lucius.

    Namun, Lucius merasa pesimis akan masa depan pemberantasan korupsi. Dia mengatakan, hal itu terlihat dari seleksi capim KPK. Disebutkan, dari komposisi Capim KPK yang sudah dinyatakan lulus, Capim KPK tersebut menurut Lucius tidak memiliki integritas yang cukup. Bahkan kualitasnya juga tidak memadai.

    “Makanya kita minta seleksi KPK ini tidak dilakukan main-main karena kita inginkan banyak kasus yang dibongkar KPK. Tapi kalau KPK sejak awal bermasalah apa harapan kita lagi ke depannya,” katanya.

    TAGS : Keluarga Besar Nahdatul Ulama (KBNU) Jakarta Utara Dugaan Korupsi PT KBN

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/58592/Dugaan-Korupsi-di-PT-KBN-KBNU-Jakarta-Utara-Siap-Nyeruduk-KPK/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGegara Berita Surat Tanah Aspal, Pemred Niaga Asia Dipanggil Polisi
    Next Article 100 Tewas dalam Serangan Udara di Yaman
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.