Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Duterte Larang Dua Anggota Parlemen AS Masuk ke Filipina
    News

    Duterte Larang Dua Anggota Parlemen AS Masuk ke Filipina

    December 27, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Duterte Larang Dua Anggota Parlemen AS Masuk ke Filipina

    Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menunjukkan dokumen selama konferensi pers di Istana Malacanang di Manila pada 19 November 2019. (Foto: AFP)

    Manila, Jurnas.com – Pemerintah Filipina melarang masuknya dua anggota parlemen Amerika Serikat (AS) karena mendukung seorang senator oposisi Filipina, yang ditahan atas tuduhan terkait narkoba dua tahun lalu.

    Presiden Rodrigo Duterte memerintahkan Biro Imigrasi untuk menolak masuknya senator AS, Richard Durbin dan Patrick Leahy, menurut juru bicaranya, Salvador Panelo.



    Ia membuat keputusan setelah Kongres AS menyetujui anggaran 2020 yang berisi ketentuan terhadap siapa pun yang terlibat dalam penahanan senator oposisi Leila de Lima.

    Panelo mengatakan, Duterte juga akan memberlakukan persyaratan bagi warga negara AS untuk mendapatkan visa jika ada pejabat Filipina yang ditolak masuk ke Washington atas keterlibatan mereka dalam penahanan de Lima.

    Baca juga.. :

    • Amankan Pasokan Minyak, Jepang Kirim Pasukan Maritim ke Timur Tengah
    • Gagal Jantung, Jurnalis Veteran AS Tutup Usia
    • Perang Sia-sia dan Terlama AS di Afganistan

    Duterte disebut menggambarkan kedua senator Paman Sam itu sebagai legislator AS yang paling angkuh, kurang informasi dan mudah tertipu.

    “Kami tidak akan duduk diam jika mereka terus mengganggu proses kami sebagai negara berdaulat. Kasus Senator de Lima bukan tentang penganiayaan tetapi penuntutan,” katanya.

    AS sudah lama menjadi pemasok utama peralatan militer Filipina. Namun Duterte, membatalkan kesepakatan membeli senapan serbu dari Washington tiga tahun lalu.

    Pembatana itu tak lama setelah beberapa anggota parlemen mengeluarkan berkampanye untuk memblokir senjata ke Filipina, dengan alasan melanggar hak asasi manusia di Negeri Lumbung Padi itu.

    Sekadar diketahui, Filipina, di bawah kepemimpinan Presiden Duterte, lebih menjalin menjalin hubungan perdagangan dan pertahanan yang lebih dekat dengan Rusia dan China dibandingkan dengan AS.

    TAGS : Amerika Serikat Rodrigo Duterte Richard Durbin Patrick Leahy

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64730/Duterte-Larang-Dua-Anggota-Parlemen-AS-Masuk-ke-Filipina/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGlobal Influencer School Siap Cetak Idola Baru Berkelas Dunia
    Next Article Soal Uighur, ICMI Minta China Jaga Perasaan Dunia Islam
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.