Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Efisiensi, Tesla Pecat 200 Pekerja dan Tutup Kantor di California
    News

    Efisiensi, Tesla Pecat 200 Pekerja dan Tutup Kantor di California

    July 1, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Efisiensi, Tesla Pecat 200 Pekerja dan Tutup Kantor di California 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tesla dilaporkan baru saja melakukan aksi PHK massal. Dikabarkan bahwa setidaknya, ada hampir 200 karyawan yang terdampak pemutusan kontrak ini. Adapun pekerja yang diputus hubungan kerjanya adalah mereka yang bertugas melabel data, untuk membantu melatih sistem autopilot dan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) perusahaan.

    Menurut Bloomberg, perusahaan memberi tahu staf tentang langkah tersebut pada hari Selasa lalu. Seperti sudah disinggung di atas, banyak dari karyawan yang terpengaruh layoff ini adalah spesialis anotasi yang pekerjaannya melibatkan evaluasi dan pelabelan data autopilot yang diperoleh dari pelanggan.

    Tidak hanya itu saja, seiring dengan PHK massal tersebut, Tesla juga menutup kantornya yang berada di San Mateo. Bloomberg melaporkan apa yang tersisa dari 350 orang tim dipindahkan ke kantor terdekat lainnya.

    Sementara itu, Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar Engadget. Pabrikan mobil itu tidak mengoperasikan departemen hubungan masyarakat sejak 2020.

    Pemutusan hubungan kerja tersebut hampir pasti merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh CEO Tesla Elon Musk untuk mengurangi biaya di perusahaan menjelang potensi resesi. Pada awal Juni, Musk memberi tahu karyawan dalam email di seluruh perusahaan bahwa dia memiliki “perasaan yang sangat buruk” tentang ekonomi dan bahwa PHK akan datang.

    Dia kemudian mengatakan kepada Bloomberg bahwa dia berencana untuk mengurangi tenaga kerja yang digaji Tesla sekitar 10 persen selama tiga bulan ke depan. Pengakuan itu muncul setelah Musk mengatakan kepada pekerja jarak jauh untuk kembali ke kantor atau kehilangan pekerjaan mereka sama sekali.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleEkspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah Diharapkan Meningkat, Seiring Penandatanganan Perjanjian Indonesia–UAE CEPA – KRJOGJA
    Next Article Tjahjo Kumolo Kerap Dengarkan Alunan Ayat Suci Alquran Sampai Pagi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.