Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ekonom ini Sarankan Pemerintah Tak ‘Ngoyo’ Kejar Pertumbuhan Tinggi
    Ekonomi

    Ekonom ini Sarankan Pemerintah Tak ‘Ngoyo’ Kejar Pertumbuhan Tinggi

    August 22, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ekonom ini Sarankan Pemerintah Tak 'Ngoyo' Kejar Pertumbuhan Tinggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pandemi Covid-19 merupakan cobaan serius bagi negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Banyak negara yang ekonominya anjlok bahkan jatuh ke jurang resesi. Ekonom CORE Indonesia Hendri Saparini menyarankan agar pemerintah realistis, dan menekan ekspektasi ekonomi bakal pulih dalam waktu singkat.

    “Kita cuma punya waktu empat bulan, sebaiknya kita tidak mengejar pertumbuhannya,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (21/8).

    Hendri mengatakan, sebaiknya pemerintah berfokus dalam pemilihan sektor yang dapat memulihkan keadaan terlebih dahulu. Sebab, hingga saat ini dirinya melihat pemerintah belum fokus dalam upaya memulihkan keadaan.

    “Harus fokus karena waktunya cuma empat bulan, dan kuartal-III tinggal satu bulan lagi,” ucapnya.

    Seperti diketahui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan menggenjot belanja pemerintah untuk mendongkrak ekonomi di tengah lesunya konsumsi masyarakat, investasi, dan kegiatan ekspor impor. Dia menargetkan pemerintah bisa membelanjakan Rp 700 triliun pada sisa kuartal-III tahun ini, dan sisa Rp 1.000 triliun pada kuartal-IV.

    Strategi tersebut, kata Hendri, hanya jalan pintas yang diambil pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi. Padahal, jika angka pertumbuhan ekonomi tidak kembali melesat berada di angka positif pun tak masalah.

    “Tidak apa-apa kalau tidak tumbuh tinggi,” katanya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBentley Pikes Peak Continental GT cuma 15 unit di dunia
    Next Article Belajar Bahasa Jerman Online #dirumahaja
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.