Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ekspor Bijih Mentah Dibuka, Pakar: Kebijakan Luhut Rugikan Indonesia Menangkan China
    News

    Ekspor Bijih Mentah Dibuka, Pakar: Kebijakan Luhut Rugikan Indonesia Menangkan China

    November 28, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ekspor Bijih Mentah Dibuka, Pakar: Kebijakan Luhut Rugikan Indonesia Menangkan China

    Pengamat Ekonomi Politik, Ichsanuddin Noorsy

    Jakarta, Jurnas.com – Kebijakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan terkait ekspor bijih mentah nikel, dianggap telah mencederai kedaulatan Indonesia sekaligus memenangkan China dalam persaingan mobil dunia.

    Awalnya, pemerintah melarang ekspor bijih mentah nikel sampai 2022. Larangan itu dalam rangka pembangunan smelter dan peningkatan kualitas nikel Indonesia. Tetapi Luhut mempercepatnya hingga 1 Januari 2020, dan kemudian dipercepat kembali pada tahun ini.

    Pakar ekonomi Ichsanuddin Noorsy mengatakan, sejauh ini Jepang, Jerman, dan China merupakan tiga negara yang bersaing tajam di industri mobil. Tiga negara itu pun bersaing dalam menghimpun nikel sebagai bahan baku baterai mobil.

    “Tiongkok sendiri sudah menerapkan electric vehicle-nya pada 2025 itu 35 persen. Itu berarti Tiongkok harus segera membutuhkan baterai. Kalau dia mau baterai litium dia butuh nikel sesegera mungkin,” kata Ichsanuddin saat dihubungi, Kamis (28/11).

    Dengan demikian, jelas Ichsanuddin, kebijakan membenarkan dan membolehkan ekspor nikel ke Tiongkok, sama artinya dengan sedang menolong Tiongkok memenangkan persaingan antara Jepang dan Jerman.

    Ichsanuddin memastikan di tengah-tengah persaingan tidak sehat antarnegara dan antarkoorporasi saat ini, hanya negara yang dieksplorasi sumber daya alamnya secara mentah yang selalu merugi. Dalam hal perebutan bijih mentah nikel ini, Indonesia yang merugi apabila mengekspor ke China.

    “Kesimpulannya kebijakan Luhut Binsar Panjaitan bukan sekadar menguntungkan Tiongkok, tetapi merugikan Indonesia,” tegas Ichsanuddin.

    “Sekarang pertanyaan kenapa Luhut bisa mengeluarkan kebijakan seperti tadi? Ada kepentingan-kepentingan tertentu untuk mengokohkan keberadaan Tiongkok di panggung internasional,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ichsanuddin menyebut kebijakan politikus Golkar itu juga membuat lesu penambang nikel berkalori rendah dan berkalori tinggi. Penambang nikel yang punya berkalori rendah di bawah sebelas persen pasti tidak mau membangun smelter dan mengelola nikel mentah.

    Pada akhirnya, lanjut Ichsanuddin, bijih mentah nikel dengan kisaran kalori 11 persen dijual murah, padahal masih bisa dikelola sebagai litium yang baik.

    “Yang rugi Indonesia karena enggak dapat nilai tambah. Itu dari aspek kebijakan tidak adil,” katanya.

    Kebijakan larangan ekspor dianulir sendiri juga membuktikan inkonsisten pemerintah. Sebab, penambang yang sudah membangun smelter dengan modal besar harus merugi sebelum produksi terjadi.

    Ichsanuddin melihat kebijakan itu membuat iklim investasi di Indonesia tidak memiliki kepastian. Hal ini juga mengonfirmasi pandangan Bank Dunia terhadap Indonesia sebagai negara yang inkonsistensi terhadap investor karena anomali kebijakannya.

    “Itu Bank Dunia lagi-lagi menyebut anda sulit dipercaya investor karena anda tidak konsisten. Jadi walaupun anda buka pintu lebar-lebar buat investor ketika kebijakannya tidak konsisten, anda dibilang sebagai negara yang sulit dipercaya,” beber Ichsanuddin Noorsy.

    TAGS : Ekspor bijih mentah nikel Luhut Binsar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63101/Ekspor-Bijih-Mentah-Dibuka-Pakar-Kebijakan-Luhut-Rugikan-Indonesia-Menangkan-China-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK: Melchias Mekeng Wajib Datang
    Next Article Pendidikan Politik Partai Golkar 2019, Tekankan Pentingnya Pancasila
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.