Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Emas Antam Makin Murah, Turun Rp 5.000 per Gram
    Ekonomi

    Emas Antam Makin Murah, Turun Rp 5.000 per Gram

    October 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Emas Antam Makin Murah, Turun Rp 5.000 per Gram 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Perdagangan harga emas dunia hari ini kembali merosot karena aset beresiko kembali menguat. Dolar AS juga menguat mendekati level tertingginya. Hal itu membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

    Kenaikan yield obligasi Amerika Serikat (AS) mendorong pelemahan harga emas karena pasar masih mengantisipasi kemungkinan tapering dimulai menjelang akhir tahun. Imbal hasil US Treasury 10 tahun, yang pekan lalu melesat ke level tertinggi sejak Juni di 1,5670 persen, terakhir naik menjadi 1,5223 persen.

    Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot melemah 0,5 persen menjadi USD 1.760,30 per ounce pada pukul 24.35 WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,4 persen menjadi USD 1.760,9 per ounce.

    “Reboundnya kembali indeks saham global juga membantu menekan harga emas,” analis keuangan Ariston Tjendra saat dihubungi oleh JawaPos.com, Rabu (6/10).

    Ariston mengungkapkan, secara keseluruhan harga emas masih terlihat berkonsolidasi menantikan kejelasan tapering dan risiko pelambatan ekonomi global.Selain itu, data penggajian non-pertanian Amerika akan dirilis Jumat, dan diperkirakan menunjukkan peningkatan berkelanjutan di pasar tenaga kerja, yang dapat mendorong Federal Reserve untuk mulai mengurangi stimulus moneternya sebelum akhir tahun.

    “Hari ini, harga mungkin masih mencoba menguji level support di kisaran USD 1740 an dengan potensi ke kisaran USD 1720. Sementara potensi resisten di kisaran USD 1770,” pungkasnya.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAntisipasi Covid-19, Ini 5 Cara Rayakan Ultah Saat Pandemi
    Next Article Puluhan Atlet dan Ofisial PON Papua Terpapar COVID-19, Pertandingan Sesuai Jadwal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.