Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Fahri Desak Pembentukan Provinsi Sumbawa
    News

    Fahri Desak Pembentukan Provinsi Sumbawa

    January 22, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Fahri Desak Pembentukan Provinsi Sumbawa

    Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah dalam acara peringatan HUT ke-59 Kabupaten Sumbawa

    Sumbawa – Pengesahan Daerah Otonomi Baru (DOB), Provinsi Pulau Sumbawa diminta untuk segera direalisasikan. Hal itu untuk memperluas pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia.

    Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, usai acara peringatan HUT ke-59 Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (22/1). Menurutnya, Pulau Sumbawa dikenal memiliki lahan yang luas dan subur untuk pertanian serta peternakan.

    “Pemekaran provinsi ini, bertujuan untuk mengembangkan setiap wilayah di Indonesia agar lebih terkendali dan dikelola dengan sebaik-baiknya,” kata Fahri.

    Ia menambahkan, Komisi II DPR sudah mencapai keputusan untuk melanjutkan pemekaran provinsi. Menurutnya, saat ini tinggal menunggu keputusan dari pemerintah.

    “Keputusan terakhir di Komisi II, melanjutkan pemekaran provinsi, kabupaten, serta kota. Dan provinsi pertama di dalam daftar komisi II adalah Provinsi Pulau Sumbawa,” terang Fahri.

    Kata Fahri, diperlukan untuk mengakselerasi Pulau Sumbawa. Sebab, Pulau Lombok sepertiga dari Pulau Sumbawa. Sementara, penduduk Pulau Sumbawa sepertiga dari Pulau Lombok.

    “Akibatnya pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa ini agak melambat. Sementara di Pulau Lombok agak cepat,” katanya.

    Untuk itu, kata Fahri, pembentukan Provinsi Sumbawa dalam rangka menciptakan pembangunan yang merata. Sumbawa sangat subur. Fokus-fokus ini memerlukan fokus pembangunan di tingkat provinsi supaya kita bisa mengakselerasi,” kata Fahri.

    Kata Fahri, idealnya Indonesia memiliki sebanyak 50 provinsi. Padahal, negara yang lebih kecil dari Indonesia memiliki provinsi lebih banyak dari Indonesia.

    “Sebetulnya desainnya Indonesia itu harus minimal 50 provinsi. Kita ini negara besar, tanah besar, penduduk banyak. Sayangnya Pak Jokowi memoratorium itu (pemekaran provinsi),” tegasnya.

    TAGS : Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Presiden Jokowi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28161/Fahri-Desak-Pembentukan-Provinsi-Sumbawa/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua DPR: Tak Ada Pembahasan RUU Soal LGBT
    Next Article Dirut PT Aquamarine Divonis 2 Tahun Bui
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.