Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Fasal Basri: Luhut Lebih Berbahaya dari Corona
    News

    Fasal Basri: Luhut Lebih Berbahaya dari Corona

    April 3, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Fasal Basri: Luhut Lebih Berbahaya dari Corona

    Ekonom, Faisal Basri (Foto: Campaign)

    Jakarta – Ekonom senior Faisal Basri melontarkan kritik keras pada Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menyebut Luhut Lebih berbahaya daripada virus corona.

    “Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19,” cuit Faisal dalam akun Twitter @FaisalBasri, Jumat (3/4/2020).

    “Ini sudah keterlaluan!!! Luhut sebut virus Corona tak kuat dengan cuaca Indonesia,” cuitnya.

    Hingga berita diturunkan, cuitan Faisal dibalas netizen sebanyak 1.521. Beberapa akun mendukung pernyataan Faisal.

    “Say it louder, Pak Faisal! The world needs to hear this,” kata sebuah akun.

    Baca juga.. :

    • Hati-hati, Virus Corona Bisa Menular Lewat Percakapan
    • Dampak Corona, Kicauan Burung Mulai Terdengar di Paris
    • Seluruh Staf KSP Negatif Covid-19

    Namun beberapa akun lainnya mengingatkan agar Faisal berhati-hati berkata-kata.

    “Keras tapi sdh masuk katagori pencemaran nama baik. Ada pertanggungjawaban hukum di dalamnya,” cuit akun lainnya.

    Sebelumnya, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu juga sempat menyerang Luhut. Dalam akun YouTube-nya, Said menyoroti persiapan pemindahan ibu kota negara (IKN) dan menghubungkannya dengan penanganan COVID-19.

    Said menilai pemerintah saat ini lebih mementingkan peninggalan monumental (legacy) berupa ibu kota baru di atas permasalahan lainnya. Dia juga sempat menyebut Luhut menekan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk tidak “mengganggu” dana untuk pembangunan IKN baru, dan hal tersebut dapat menambah beban utang negara

    Menanggapi kritik Said, pihak Kemenko Kemaritiman dan Investasi menuntut Said Didu minta maaf. Bila tidak, pihak Luhut akan memidanakan Said Didu.

    “Bila dalam 2×24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” kata juru bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi, lewat keterangan pers tertulis kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

     

    TAGS : Faisal Basri Luhut Panjaitan Corona

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/69998/Fasal-Basri-Luhut-Lebih-Berbahaya-dari-Corona/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHati-hati, Virus Corona Bisa Menular Lewat Percakapan
    Next Article Sanksi AS Terhadap Iran Hambat Penanganan Corona
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.