Andalannews.com – Game penghasil uang atau play to earn saat ini telah menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak pihak baik publik global maupun di Indonesia.
Para gamers pemula hingga berpengalaman pun mulai ramai-ramai memainkan permainan yang disebut-sebut mampu menghasilkan penghasilan dalam sekejap itu.
Alhasil, para pengembang game penghasil uang pun berlomba melahirkan aplikasi dengan segudang inovasinya demi menarik minat publik untuk memainkannya.
Bila memantau alat telusur pencarian seperti Google, masyarakat terus beburu mana saja game penghasil uang yang terpercaya dan membayar maupun sebaliknya.
Lantas, bagaimana pandangan para ahli teknologi dan ekonom mengamati tren yang hampir merebak di pelosok dunia ini. Dari berbagai sumber berikut rinciannya.
Peluang Ekonomi Baru
Ahli Game dan Penulis Buku Reality is Broken, Dr. Jane McGonigal menyampaikan game penghasil uang membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi masyarakat di negara berkembang.
“Game ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pemain untuk menghasilkan pendapatan nyata. Ini adalah bentuk inovasi yang menggabungkan hiburan dan ekonomi,” ujar McGonigal.
Transformasi Industri Game
Pakar Industri Game dan Dosen di New York University Joost van Dreunen mengatakan bahwa game penghasil uang telah mengubah paradigma industri game yang sudah mengakar di masyarakat.
“Dulu, game hanya tentang hiburan. Sekarang, game menjadi platform ekonomi yang memungkinkan pemain memiliki aset digital dan menghasilkan uang. Ini adalah evolusi besar dalam industri game,” ucap Dreunen.
Potensi Risiko dan Tantangan
Berbeda dengan dua ahli lainnya, Pencipta Game Multiplayer Online dan Ahli Game Design Dr. Richard Bartle memandang ada potensi risiko dan tantangan dalam fenomena permainan yang menghasilkan uang itu.
“Game penghasil uang bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, menawarkan peluang ekonomi, tetapi di sisi lain, mereka bisa memicu kecanduan dan eksploitasi, terutama jika pemain terlalu fokus pada keuntungan finansial,” kata Bartle.
Peran Teknologi Blokchain
Andreas Antonopoulos, Pakar Blockchain dan Cryptocurrency, menekankan peran penting teknologi blockchain dalam game yang memberikan penghasilan yang fantastis kepada para penggunannya.
“Blockchain memungkinkan kepemilikan aset digital yang sebenarnya oleh pemain. Ini adalah revolusi dalam cara kita memandang nilai dan kepemilikan dalam dunia digital,” ujar Antonopoulus.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Profesor Studi Media di University of Michigan, Dr. Lisa Nakamura menilai jika tren masyarakat utamanya para pengguna smartphone berburu dan memainkan game yang bisa meraup keuntungan akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi.
“(Ragam) game seperti itu bisa menjadi alat pemberdayaan, terutama bagi kelompok marginal. Namun, kita juga perlu memastikan bahwa sistem ini adil dan tidak menciptakan ketimpangan baru,” kata Nakamura mengingatkan.
Masa Depan Game
Edward Castronova, Ahli Ekonomi Virtual memprediksi bahwa game penghasil uang akan terus berkembang diberbagai negara oleh para pakar dibidangnya menjadi sebuah game di masa depan.
“Ini bukan sekadar tren sesaat. Game penghasil uang adalah bagian dari masa depan di mana dunia virtual dan nyata semakin terintegrasi. Namun, regulasi dan etika harus menjadi prioritas untuk memastikan keberlanjutannya,” ujarnya.
Itulah, beberapa pandangan dan penilaian dari para pakar teknologi dan Ekonom tentang gemparnya masyarakat berburu aplikasi game yang menawarkan berbagai keuntungan termasuk uang dengan sangat cepat.




