Andalannews.com – Bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah Puasa Ramadhan banyak yang bertanya kapan malam lailatul qadar 2025 akan tiba? Nah, beberapa ulama sempat menyampaikan pandangannya mengenai hal itu.
Bila melihat waktu, bulan suci Ramadhan 2025 saat ini telah melewati pekan kedua. Artinya, jika merujuk kebiasaan tinggal dua pekan lagi tersisa bulan yang penuh dengan kemuliaan ini akan segera meninggalkan umat muslim di seluruh dunia.
Makanya, saat ini adalah momentum yang tepat untuk mengevaluasi serangkaian amalan selama hari-hari Ramadhan yang telah berlalu. Mengingat belum tentu, bulan yang sangat istimewa ini akan kembali bertemu bagi tiap umat manusia.
Wajar akhirnya banyak yang penasaran kapan malam lailatul qadar 2025 tiba. Namun, alangkah baiknya ulama menyarankan sudah sejatinya setiap hari di bulan Ramadhan tiap umat muslim lebih memacu semangat beribadah dibandingkan hari biasa.
Walau begitu tidak salah juga bila ada yang ingin tahu soal Lailatul Qadar. Pasalnya, Lailatul Qadar merupakan malam yang paling dinanti umat muslim di seluruh belahan bumi saat bulan Ramadhan.
Sebagaimana digambarkan dalam Al Qur’an bahwa kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Allah SWT berfirman;
”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(QS.AlQadr:1-3).
Sudah seharusnya, dalam beberapa hari terakhir Ramadhan dioptimalkan untuk memperbanyak ibadah. Di saat inilah umat Muslim diajak untuk berlomba dalam kebaikan.
Nah, keberadaan Lailatul Qadar ini pasti, namun kapan waktunya selalu menjadi misteri. Tanggal kedatangannya tidak ada yang dapat memastikan. Tidak ada dalil yang menyebutkan secara terang kapan waktunya terjadi.
Tapi, ada berbagai perbedaan pendapat ulama terkait kapan datangnya malam penuh kemuliaan ini. Namun, mayoritas ulama berpendapat bahwa malam kemuliaan itu terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan dan secara khusus lagi pada malam-malam ganjil, yaitu malam 21, 23, 25, 27, dan 29.
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa. Pada malam tersebut Allah akan mengabulkan segala permintaan hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosanya.
Nabi SAW bersabda; “Dan barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul qadar semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari).
Mengetahui kemuliaan Lailatul Qadar seharusnya menjadi motivasi bagi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah di hari-hari terakhir Ramadhan.
Caranya dengan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, zikir, berdoa, membaca shalawat, tasbih, istighfar, i’tikaf, dan lainnya.
Meski saat ini kita berada dalam kondisi cuaca ekstrem, banyak aktivitas yang harus dilakukan di rumah termasuk beribadah, tapi tidak menghalangi semangat kita untuk meningkatkan amal ibadah.
Kita tidak bisa melakukan i’tikaf, namun kita tetap dapat melaksanakan ibadah lainnya dengan penuh kekhusyukan, baik di rumah maupun di masjid untuk berburu Lailatul Qadar.
Pelaksanaan ibadah Ramadhan di rumah tidak menurunkan kualitas ibadah kita. Kualitas ibadah tidak hanya ditentukan oleh tempat pelaksanaan yang penting diiringi dengan keikhlasan dan khusyu’.
Sebelum terlambat, mari berburu Lailatul Qadar dengan meningkatkan kualitas ibadah kita, tidak hanya pada malam ganjil dan tidak berspekulasi kapan Lailatul Qadar itu terjadi, tetapi fokuslah beribadah di 10 hari akhir Ramadhan.
Aisyah RA berkata, ‘Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, jika aku mendapatkan Lailatul Qadar, maka apa yang aku ucapkan?
Beliau menjawab, ‘Bacalah: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Yang suka mengampuni, ampunilah aku”.
Meskipun saat ini kita berada dalam segala keterbatasan, tetaplah semangat menikmati madrasah Ramadhan. Mungkin aktivitas kita terbatas, namun ampunan dan ganjaran pahala yang Allah berikan tidak terbatas.
Itulah kira-kira pendapat para ulama mengenai kapan malam lailatul qadar 2025 akan tiba? Semoga bermanfaat dan dapat menjadi pertimbangan umat muslim untuk meningkatkan ibadah dalam menyambutnya.




