Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Gejolak Global Melanda, Ekonomi Indonesia Masih Resilien
    Ekonomi

    Gejolak Global Melanda, Ekonomi Indonesia Masih Resilien

    February 21, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gejolak Global Melanda, Ekonomi Indonesia Masih Resilien 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gejolak Global Melanda, Ekonomi Indonesia Masih Resilien 2
    Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria menjelaskan tentang ekonomi nasional dan potensi investasi di 2024. (BP/Istimewa)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Ekonomi Indonesia masih resilien di tengah gejolak yang melanda dunia belakangan ini. Perekonomian Indonesia masih mampu tumbuh di atas 5% didukung stabilnya permintaan domestik, meski harus berjuang di tengah risiko global. Demikian disampaikan Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Rabu (21/2).

    Menurutnya saat ini konsumsi masyarakat, terutama pada kelas menengah ke bawah, agak tertahan. “Menurut Mandiri Spending Index (MSI), tabungan masyarakat berpendapatan rendah terus menurun sehingga mengurangi aktivitas konsumsi,” ujar Andry.

    Oleh karena itu, pemerintah berperan dalam memastikan daya beli konsumen tetap terjaga, misalnya melalui percepatan pengeluaran untuk stimulus ekonomi atau insentif pajak. “Secara keseluruhan, dengan fundamental perekonomian domestik yang kuat, kami perkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,06% di tahun ini,” imbuhnya.

    Dipaparkan, hasil riset Tim Ekonom Bank Mandiri menunjukan sektor manufaktur memiliki kontribusi yang terbesar terhadap PDB. Namun, kontribusinya cenderung menurun dari kisaran 20% sebelum pandemi menjadi 18% pascapandemi. Revitalisasi sektor manufaktur sangat penting karena sebagian industri pada sektor ini dapat menghasilkan nilai tambah yang signifikan dan menyerap tenaga kerja yang cukup besar.

    Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria mengatakan, sektor pertanian merupakan sektor dengan kontribusi terbesar kedua pada pertumbuhan ekonomi. “Dengan risiko perubahan iklim yang semakin tinggi, ketahanan pangan menjadi isu yang penting untuk mencapai keberlanjutan ekonomi,” tambah Eka.

    Tren terkini dalam digitalisasi yaitu perkembangan Artificial Intelligence (AI) juga menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian. Pesatnya teknologi AI menciptakan peluang efisiensi ekonomi namun juga menciptakan risiko tergantikannya beberapa jenis pekerjaan di mana dampaknya terhadap ekonomi perlu diantisipasi.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpeluang tumbuh di tengah resesi yang terjadi di Jepang dan Inggris. “Tentu kan tahun depan sendiri kita harapkan pertumbuhannya itu lebih baik. Kalau hari ini 5,05 persen, tahun depan siapa tau 5,5 persen. Ketika banyak negara resesi, tapi sebenarnya itu ada kesempatan buat Indonesia tumbuh. Tinggal bisa gak kita,” ucapnya.

    Menurut Erick, Indonesia harus menciptakan pasar yang lebih ramah terhadap investor guna menumbuhkan ekonomi. Upaya tersebut dibarengi dengan konsolidasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempermudah perizinan investasi guna membuka sebesar-besarnya pintu penanaman modal,  sehingga sektor swasta dan BUMN bisa mendorong sektor ekonomi bertumbuh. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJokowi Lantik Hadi Tjahjanto dan AHY Jadi Menteri
    Next Article Digitalisasi Berbasis Ekosistem Tingkatkan Daya Saing dan Adaptasi Pasar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.