Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Genjot Inovasi, JK Minta Peneliti Tak Usah Malu Tiru China
    News

    Genjot Inovasi, JK Minta Peneliti Tak Usah Malu Tiru China

    August 28, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Genjot Inovasi, JK Minta Peneliti Tak Usah Malu Tiru China

    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (Foto: KSKP Kemristekdikti)

    Jakarta, Jurnas.com – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mendorong peneliti dan perekayasa agar tidak cepat puas, dan terus mempelajari teknologi yang sudah mutakhir dari negara lain, untuk dikembangkan di Indonesia.

    Pesan tersebut disampaikan Wapres JK kepada 2.000 stakeholder riset dan teknologi Indonesia, di tengah puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 di Denpasar, Bali.



    “Apa yang baik dibanding tahun lalu, apa yang bersaing dengan negara-negara lain, itu salah satu cara kita memperingati (Kebangkitan Teknologi Nasional),” kata wapres dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Rabu (28/8) di Jakarta.

    “Sama dengan memperingati hari ulang tahun kita. Apa yang sudah saya buat? Apa lagi yang perlu saya buat?” lanjut dia.

    Baca juga.. :

    • Rakornas Penguatan Inovasi, Pemerintah Dorong Penguatan ABG
    • Buka Kegiatan Ilmiah, Menristekdikti Minta Hasil Riset Miliki Hilir ke Industri
    • Jumlah Peserta Ritech Expo 2019 Alami Peningkatan

    Wapres menekankan, peneliti dan perekayasa di Indonesia tidak perlu malu untuk mempelajari teknologi terakhir dari negara lain, selama dalam proses pengembangan teknologi.

    “China memiliki kemajuan teknologi yang sangat cepat. Pertama meniru, kedua memperbaiki, ketiga inovasi. Itu langkah-langkah yang dibuat oleh China dan juga Jepang pada waktu itu. Meniru, (kemudian) meningkatkan inovasi. Tidak ada negara yang bisa langsung maju. Karena itu (inovasi) tidak bisa dimulai dari nol,” terang JK.

    Dalam kesempatan yang sama, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendorong perguruan tinggi mengembangkan Kawasan Sains dan Teknologi (KST) atau Science and Techno Park (STP).

    KST nantinya berfungsi sebagai tempat untuk meneliti dan mempelajari inovasi, sekaligus menjadikan hasil inovasi tersebut bernilai komersial dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Perguruan tinggi nanti harus punya Science and Techno Park. Tujuannya adalah para peneliti, inventor, dan inovator nanti menginkubasi (mengembangkan) hasil penelitiannya dengan industri melalui Techno Park tersebut. Kalau sudah mature, dia (hasil penelitian tersebut) dikeluarkan dari situ supaya melakukan bisnis di luar,” ungkap Menristekdikti.

    Menristekdikti mengungkapkan salah satu hasil penelitian dari STP yang sudah masuk ke industri, ialah hasil penelitian tentang stem cell dari Universitas Airlangga yang diproduksi massal oleh PT Phapros, anak perusahaan salah satu BUMN, PT Kimia Farma.

    “Stem cell untuk facial, untuk muka sekarang sudah diproduksi oleh Perusahaan Phapros, yang hasil penelitian dari Universitas Airlangga di Surabaya. Berapa total omzetnya sekarang? Sudah ratusan milyar. Ini yang kita dorong terus, hasil inovasi perguruan tinggi,” ungkap Menteri Nasir.

    TAGS : Jusuf Kalla Inovasi Hakteknas 2019 Kemristekdikti

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/58348/Genjot-Inovasi-JK-Minta-Peneliti-Tak-Usah-Malu-Tiru-China/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTegang, Begini Detik-detik Bumil Singapura Melahirkan di dalam Gocar
    Next Article Pilih Capim KPK, Syafi`i Minta Komisi III Hindari Politik Pragmatis
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.