Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sampalan
    Ekonomi

    Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sampalan

    July 24, 2021No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sampalan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sampalan 2
    Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung proses pembangunan Pelabuhan Segitiga Emas di Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, Jumat (23/7). (BP/win)

    SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bendesa Adat Dalem Setra Batununggul, Nusa Penida hingga masyarakat di Banjar Sampalan, Nusa Penida memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali yang dipimpin oleh Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, karena telah mampu memproses pembangunan Pelabuhan yang berlokasi di Sampalan, Nusa Penida.

    Kepada awak media, Bendesa Adat Dalem Setra Batununggul, Nusa Penida, Dewa Ketut Anom Astika disela-sela inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Gubernur Koster dengan protokol kesehatan yang ketat ke Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, Jumat (23/7), Dewa Ketut Anom Astika menyampaikan rasa syukur dan bangganya, karena Pelabuhan yang dibuat oleh Pemerintah ini berada di wewidangan Desa Adat Dalem Setra Batununggul.

    “Dengan berdirinya pelabuhan ini, maka masyarakat Kami di dalam melakukan aktivitas akan semakin lancar dan bagus. Harapan Kami kedepan, semoga pelabuhan ini mampu memberikan fasilitas yang memadai dan nyaman bagi masyarakat, dan mampu membawa masyarakat Kami berkembang lebih maju lagi,” kata Bendesa Adat Dalem Setra Batununggul.

    Hal senada juga disampaikan oleh salah satu masyarakat di Banjar Sampalan, Nusa Penida, Dewa Gede Adi yang memberikan apresiasi kepada Pemerintah karena sudah membangun pelabuhan ini. “Untuk itu, diharapkan pelabuhan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Nusa Penida, serta mampu memperlancar transportasi laut menuju Nusa Penida atau sebaliknya.

    Sementara itu, Gubernur Koster dalam sidaknya menyampaikan pembangunan Pelabuhan Sampalan merupakan program infrastruktur darat, laut, udara secara terkoneksi dan terintegrasi. Dimana pada tahun ini, ada 3 pelabuhan yang dibangun, yaitu Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, dan Pelabuhan Sanur di Denpasar. “Saya juga telah memanggil Dirut Pelaksana dari pembangunan pelabuhan ini, dan meminta agar menyelesaikan pekerjaan tersebut sesuai dengan target,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini saat diwawancarai awak media.

    Untuk Pelabuhan Sampalan, Wayan Koster sambungnya, mengalami kemunduran. Sebenarnya target selesai Pelabuhan Sampalan pada bulan Juli 2021, tetapi ini akan mundur sampai bulan Oktober. Kemunduran ini diakibatkan oleh adanya kasus Covid-19 dan masalah teknis, yaitu perubahan desain. “Jadi tidak ada masalah, Oktober ini ditarget selesai,” tegasnya usai melakukan ngrasttiti bhakti di Pura Gede Dalem Ped dengan Prokes yang ketat untuk memohon agar jagad gumi Bali ini rahayu, karena sejak 3 minggu terakhir pandemi Covid-19 mengalami peningkatan.

    Kemudian di Pelabuhan Bias Munjul, Gubernur Bali mengungkapkan bahwa sudah bicara dengan Kementrian Perhubungan RI. “Semula ada kendala karena perijinan untuk pengerukan di laut dan reklamasi yang belum keluar, dan sekarang sudah keluar, sehingga PT. Nindya Karya yang menjadi pelaksana pembangunan pelabuhan di Bias Munjul ini sudah bisa kembali bekerja,” ungkap mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

    Gubernur Koster, menegaskan bahwa inilah satu program yang sangat monumental di Nusa Penida, karena belum pernah ada pelabuhan besar seperti ini yang dibangun. Mengingat sejak lama atau Nusa Penida ini ada, belum pernah ada pelabuhan sebesar ini. Menurutnya, Pelabuhan ini akan menjadi salah satu fasilitas yang membanggakan, tidak saja untuk Nusa Penida, Klungkung dan masyarakat Bali, tapi juga untuk masyarakat Indonesia pada umumnya.

    “Saya bangun disini, supaya betul-betul dapat melayani kebutuhan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas ke Denpasar atau ke Klungkung daratan, dan daerah lainnya dengan cara menyebrang laut,” ujar Gubernur Bali dalam sidaknya yang didampingi langsung oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan Kadishub Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta.

    Keberadaan Pelabuhan Sampalan pada khususnya juga sangat diharapkan oleh masyarakat untuk mendukung kegiatan ekonomi maupun spiritual. Alasannya, karena di Nusa Penida terdapat Pura yang sangat disucikan dan dimuliakan oleh masyarakat Bali, yaitu Pura Ratu Gede Dalem Ped. Apalagi saat Pujawali sangat banyak umat Hindu yang ke Nusa Penida, dan selama ini salah satu kendala yang dialami umat ialah masalah prasarana transportasi.

    Gubernur Koster menegaskan bahwa dibangunnya Pelabuhan Sampalan tentu akan menjadi fasilitas pendukung utama bagi wisatawan yang datang dari dalam maupun luar negeri. Apalagi, Nusa Penida telah menjadi destinasi wisata yang terbaik di dunia, diantara destinasi yang ada di Provinsi Baliz.
    Sebagai penutup, Gubernur Bali mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga dengan baik Pulau Nusa Penida. Karena diyakini Nusa Penida adalah Pulau yang memiliki kekuatan spiritual luar biasa dan memiliki daya tarik tersendiri.

    “Saya titip kepada Bapak Bupati Klungkung dan masyarakat di Nusa Penida, agar memahami semua tata titi yang ada di Nusa Penida, karena ini wilayah yang sakral. Begitu juga pembangunannya juga harus ditata, dimana boleh membangun dan dimana tidak boleh membangun. Saya juga sedang membuat perencanaan tata ruang khusus untuk Nusa Penida, agar pembangunan kedepannya bisa diarahkan dan dikelola dengan baik, supaya tidak kacau balau kedepan dan Pulau yang istimewa ini tidak rusak keberadaannya,” pungkasnya. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDKI Jakarta target tertibkan 76 terminal ilegal tahun ini
    Next Article Demo Jokowi End Game, Polri Ingatkan Kasus Covid-19 Sedang Tinggi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.