Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Gunakan GeNose untuk Wisatawan Bisa Jadi Daya Ungkit Pariwisata
    News

    Gunakan GeNose untuk Wisatawan Bisa Jadi Daya Ungkit Pariwisata

    February 19, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gunakan GeNose untuk Wisatawan Bisa Jadi Daya Ungkit Pariwisata 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gunakan GeNose untuk Wisatawan Bisa Jadi Daya Ungkit Pariwisata 2
    Ilustrasi. (BP/tomik)

    JAKARTA, BALIPOST. com – Pemanfaatan GeNose C19 di dalam mendukung industri pariwisata tetap memperhatikan keamanan. Aspek penting yang perlu diprioritaskan dalam penggunaan GeNose C19 adalah standar kebersihan (hygiene) bagi masyarakat, petugas pemeriksa dan lingkungan.

    Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, penggunaan GeNose C19, alat skrining COVID-19 berbasis embusan nafas yang menggunakan kecerdasan artifisial, di industri pariwisata harus disertai dengan penegakan protokol kesehatan.
    “Penggunaan GeNose C19 di lapangan tentu harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak,” katanya, Jumat (19/2), dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Wamenkes Dante berharap dengan penegakan standar kewaspadaan dan disiplin dari penyelenggara pariwisata dalam melakukan penapisan COVID-19 terhadap para wisatawan, akan memberikan nilai dan daya ungkit untuk bangkitnya industri pariwisata di Indonesia.

    Dengan memanfaatkan GeNose C19, dapat dipastikan wisatawan yang datang terjamin kesehatannya dan kembali pun sehat. “Saya berharap inovasi anak bangsa ini dapat dimanfaatkan untuk membantu penanganan COVID-19, salah satunya adalah penggunaan GeNose C19,” tuturnya.

    GeNose C19 buatan Universitas Gadjah Mada yang telah mendapatkan izin edar dalam keadaan darurat dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan masyarakat yang sehat serta kemandirian alat kesehatan.

    “Kami sangat mendukung pengembangan GeNose C19 agar dapat menghasilkan produk yang lebih sempurna terutama untuk penggunaan di tempat-tempat umum,” ujar Wamenkes Dante. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTindak Lanjuti SE, Belasan Miliar Anggaran Kreativitas STT di Badung Kena “Refocusing”
    Next Article Prihatin, Jual Beli Pulau Marak di Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.