Guru Berlomba-lomba Ciptakan Fun Learning

Guru Berlomba-lomba Ciptakan Fun Learning

indopos.co.id – Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Mulyatsah mengatakan, perlu inovasi agar pembelajaran pada masa pandemi COVID-19 berjalan efektif. “Kemendikbud mengapresiasi upaya bersama dalam memajukan pendidikan karena tiga pilar pendidikan yaitu sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujar Mulyatsah, belum lama ini.

Dia mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA MDR). Sinergi komponen masyarakat, lanjut dia, akan membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

Pandemi COVID-19, lanjut dia, telah mengubah kebijakan pendidikan relaksasi pembukaan sekolah pada zona hijau dan kuning. “Untuk zona merah dan oranye yang masih terdampak COVID-19 dilakukan pembelajaran jarak jauh. Banyak sekali persoalan yang dihadapi dengan metode itu, mulai dari demografi, kemampuan guru, internet, dan lainnya. Untuk itu perlu dilakukan inovasi agar pembelajaran menjadi efektif,” sarannya.

Dalam pembelajaran, guru harus dapat menjadi teladan, kreatif, kolaboratif, dan mampu berkomunikasi baik dengan siswa. “Persoalan pendidikan bisa kita atasi bersama dengan kerja sama banyak pihak,” ajaknya. PT Astra International Tbk melalui YPA-MDR pertama kalinya memberikan apresiasi kepada para guru dalam ajang Kompetisi berskala nasional yaitu Lomba Pembelajaran Kreatif dan Kolaboratif Guru-Siswa yang telah berinovasi dalam melalukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kompetisi yang diluncurkan pada 24 Januari 2020 lalu, mendapatkan respon positif sehingga terkumpul 220 video pembelajaran dari para peserta yang berasal hampir dari seluruh wilayah Indonesia seperti Aceh, Bengkulu, Riau, Jambi, Sumatera Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo , NTB dan NTT.

Selanjutnya, pada 21-24 Agustus 2020 dilakukan seleksi awal, sehingga terpilih 174 video pembelajaran untuk dipublikasikan pada platform Youtube YPA-MDR. Terdiri dari 91 video pembelajaran tingkat SD dan 83 video pembelajaran tingkat SMP.

“Pada 9 September 2020 merupakan babak final penjurian terhadap 10 finalis terpilih yang terdiri dari 5 finalis SD dan 5 finalis SMP” ujar Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo. Direktur PT Astra International Tbk sekaligus Ketua Dewan Pembina YPA-MDR Gita Tiffani Boer menambahkan, program itu merupakan salah satu kontribusi dalam membangun bangsa. (dew)

Credit: Source link

Related Articles